EKONOMI

Hari Ini IHSG Akan Bergerak Menguat

MONITOR, Jakarta – Reliance Sekuritas memprediksi IHSG pada perdagangan Kamis (20/9) bergerak menguat tertahan menguji resistance MA50 dengan rentang pergerakan 5.818-5.926.

Analisis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan bahwa hal tersebut terindikasi dari Indikator Stochastic yang bergerak bearish dengan momentum yang tidak bergairah, terlihat pada indikator RSI dengan pergerakan mendatar pada middle oscillator.

Pergerakan IHSG menguat setelah turun di bawah MA5 dengan kondisi yang cenderung tertahan secara teknikal.

“Untuk IHSG pergerakannya mendekati level resistance bearish trend dan MA20 yang menjadi resistance dan signal pulled back pada penguatan signifikan yang terjadi minggu lalu,” papar Lanjar.

Adapun saham-saham yang dapat dicermati di antaranya BBRI, BMTR, BTPN, INCO, KLBF, MAPI, PTBA, PNLF.

Recent Posts

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola ASN Berbasis Digital

MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)…

3 jam yang lalu

Menaker: Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan

MONITOR, Bekasi – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa data Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan…

4 jam yang lalu

Babinsa Dikerahkan Awasi Kepatuhan Pajak, Legislator: Apa Alasan Kebutuhannya?

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyoroti kebijakan pelibatan TNI dalam…

4 jam yang lalu

Kemenag Bakal Terapkan Manajemen Talenta bagi Seluruh ASN

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi sistem merit yang lebih transparan,…

5 jam yang lalu

Target Capai Pertumbuhan Ekonomi, Marwan Jafar PKB dorong Sinergi BI, Pemerintah dan KSSK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…

8 jam yang lalu

Pertanyakan Independensi Penyidik, IPW Desak Kejagung Tahan Febrie

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras kinerja Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan…

8 jam yang lalu