Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Dok Merdeka.com)
MONITOR – Pengguna sosial media yang berada di kawasan Jakarta nampak sedang galau. Alasan kegalauan mereka ini juga saat aneh. Mereka galau karena melihat kawasan Jawa Barat yang mulai bebenah di bawah gubernur baru, yakni Ridwan Kamil.
Memang kegalauan pengguna sosmed Jakarta sangat beralasan. Ridwan Kamil memang telah terbukti bekerja dengan menata Kota Bandung dengan baik.
Nah kini, Kang Emil, tahap demi tahap mulai membangun Jawa Barat setelah ia terpilih sebagai gubernur baru.
Hal ini pun membuat para pengguna sosmed Jakarta mulai merasa iri. Salah satunya terlihat dari kicauan pengguna twitter dengan akun @Dmolay666 yang memimta dalam 5 tahun kedepan, kawasan Jakarta bisa ikut terlebih dahulu ke kawasan Jawa Barat.
“Saya tinggal di jakarta barat pak @ridwankamil bisa gak dalam 5 tahun kedepan jakarta barat ikut jawa barat dulu..” kicaunya.
Berbeda dengan akun @DesnaMonica yang tertarik untuk pindah ke Bekasi.
“Mau pindah ke bekasi rasanya biar kalo ditanya gubernurnya siapa gua bisa sombong Lah ini jakarta apaan, cuma jd bahan olok2an.“
Ada juga pengguna twitter yang menilai revitalisasi Kali Malang di Bekasi hanya membuat warga Jakarta cemburu.
“Yang mau diberesin Kali Malang pula… sengaja banget biar dilihat warga Jakarta.”
Kicauan para pengguna sosmed Jakarta ini pun dinilai sebagai pujian positif bagi Ridwan Kamil.
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…