PERTANIAN

Teknologi Bujangseta Untungkan Petani Jeruk Panen Berkali-kali

MONITOR, Banyuwangi – Masa panen yang menumpuk pada bulan tertentu mengakibatkan banyak petani mengeluh akibat harga jeruk yang terlalu murah.

Untuk membantu permasalahan petani, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balitjestro mengadakan Pelatihan Bujangseta Jeruk bagi petani di Kebun Percontohan milik petani di Desa Plampangrejo kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (13/9).

Pelatihan itu dihadiri sekitar 80 peserta yang terdiri dari petani di sekitar Kecamatan Cluring, Bangorejo, Tegaldlimo, Purwoharjo, Gambiran. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Diketahui, Bujangseta merupakan teknologi membuahkan jeruk berjenjang sepanjang tahun.

Kabid Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Khoiri menyampaikan cara budidaya dengan mengadopsi teknologi Bujangseta akan memudahkan para petani. Harga jeruk yang sempat jatuh di masa panen raya, tentu akan saat merangkak naik dan menguntungkan petani.

“Adanya Bujangseta diharapkan mampu merubah masa panen sehingga tidak menumpuk di bulan tertentu untuk menghindari jatuhnya harga,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa petani yang telah menerapkan bujangseta sekarang sudah merasakan hasilnya, dengan panen mencapai 4-5 kali dalam setahun. Dengan melihat hasil tersebut, ia yakin, petani siap untuk menularkan ilmu kepada petani lainnya untuk diadopsi dalam membudidayakan jeruk.

Sementara itu penanggung jawab penelitian Bujangseta, Ir Arry Supriyanto, M.S menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada petani untuk dapat mengadopsi teknologi ini dalam membudidayakan jeruknya.

“Keunggulan dari Bujangseta sendiri adalah pembuahan dapat diatur sehingga dapat menghindari panen raya yang mengakibatkan jatuhnya harga. Selain itu buah yang dihasilkan berkualitas premium,” ujarnya.

Recent Posts

Pemupukan Berimbang dengan Pureplant Dongkrak Panen Padi hingga 10 Ton per Hektare

MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…

41 menit yang lalu

Ketiban Berkah, Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026 di Semarang

MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…

2 jam yang lalu

Teruji Dongkrak Produksi Pertanian, Peneliti Filipina Gandeng IMP 168 Perkuat Riset Penggunaan Pupuk Hayati

MONITOR, Sleman - Indoraya Mitra Persada (IMP 168) menjalin kerja sama MoU dengan peneliti asal…

2 jam yang lalu

Keselamatan Jemaah Harus Diutamakan di Tengah Eskalasi Konflik Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan penyelenggaraan perjalanan…

6 jam yang lalu

Ada Teleskop Computerized dan Theodolite di MTQ Nasional XXXI, Intip Keseruannya

MONITOR, Semarang — Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang tidak…

7 jam yang lalu

Hafal 30 Juz di Usia 10 Tahun, Peserta MTQ Nasional ke-31 Asal Sumbar Ini Bagikan Kuncinya

MONITOR, Semarang - Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Bagi Muslim Dermiwa Riko…

7 jam yang lalu