EKONOMI

Sidak Pertamina Bersama Disperindag di Kota Dumai

MONITOR, Dumai – Guna menjaga saluran distribusi LPG 3 kg bersubsidi kepada masyarakat, PT Pertamina (Persero) MOR I bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, kembali menyelenggarakan sidak sekaligus sosialisasi ke pengusaha kuliner non mikro terkait penyalahgunaan LPG bersubsidi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para pengusaha kuliner non mikro yang masih menggunakan LPG 3 Kg dalam menjalankan usahanya untuk beralih ke LPG Non Subsidi.

Kegiatan sidak dan sosialisasi ditinjau langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Zaenal Abidin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, Zulkarnaen, dan Sales Executive LPG V Pertamina, Adi Bagus Haqqi.

Pada sidak yang dilaksanakan hari Senin (10/9), ditemukan beberapa tempat kuliner yang masih kedapatan menggunakan LPG 3 Kg dalam kegiatan operasional usahanya. Untuk itu, Pertamina MOR I bersama Disperindag memberikan edukasi kepada pengusaha kuliner tersebut untuk beralih menggunakan LPG non subsidi.

Hal ini diharapkan supaya LPG 3 Kg dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Disperindag juga akan memberikan tindakan tegas kepada pengusaha yang masih menggunakan LPG 3 Kg dan menegaskan akan mencabut ijin usaha apabila tempat kuliner tersebut dikemudian hari masih menggunakan LPG bersubsidi.

Menurut Sales Executive LPG V Pertamina, Adi Bagus Haqqi, kegiatan sidak ini bertujuan untuk mengedukasi penggunaan LPG subsidi kepada masyarakat khususnya pengusaha kuliner non mikro. “Diharapkan setelah adanya sidak, dapat mengedukasi pengusaha non mikro untuk tidak lagi menggunakan LPG subsidi” ujar Adi.

Melalui sidak yang rutin dilaksanakan Pertamina dan Disperindag, diharapkan dapat menjaga distribusi LPG 3 Kg agar disalurkan sesuai dengan peruntukannya. “Kami harap, kegiatan ini dapat memberikan efek jera bagi masyarakat mampu agar tidak menggunakan LPG bersubsidi, sehingga saluran distribusi LPG 3 Kg dapat terjaga dengan baik”, tutup Adi.

Dalam kesempatan yang sama, juga diberikan sosialisasi mengenai kegiatan tukar tabung LPG 3 Kg menjadi Bright Gas 5,5 Kg di Agen LPG Non Subsidi Pertamina yang ada di Kota Dumai, dengan menukarkan dua tabung kosong LPG 3 Kg menjadi satu tabung Bright Gas 5,5 Kg dengan cukup menambahkan Rp 67 ribu untuk isi tabung diluar ongkos kirim. Total terdapat enam agen yang menjadi lokasi penukaran tabung, yakni PT Nur Sembilan, PT Dwi Rokan Sakti, PT Indah Pusaka Mandiri, PT Samudera Mandari Dumai, PT Cahaya Jaya Perkasa, dan PT Zulkarnain Jaya Abadi.

Recent Posts

Pasar Semakin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Kian Kompetitif

MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…

6 jam yang lalu

Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…

7 jam yang lalu

88 Perwira Dirotasi Kapolri Suyudi, IPW Soroti Potensi Gesekan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…

10 jam yang lalu

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Peternak, Kementan Perkuat Genetik dan Produktivitas

MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…

14 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT

MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…

14 jam yang lalu

Kementan Perkuat Langkah Pemda dalam Pengendalian Penyakit Hewan di Gunungkidul

MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…

24 jam yang lalu