Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (dok: merdeka)
MONITOR, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, mengatakan momentum Tahun Baru Islam harus menjadi sebuah refleksi untuk hijrah. Istilah hijrah yang diungkapkan Mahfud, tak lain adalah mengubah pola pikir ke arah yang lebih baik.
“Di era sekarang hijrah tempat karena ancaman fisik lawan sudah tidak ada. Yang penting substansi hijrah adalah sikap mental untuk berubah menjadi lebih baik. Hijrah dari kemunkaran ke ketakwaan,” ujar Mahfud dalam laman Twitternya, Selasa (11/9).
“Tahun ini harus lebih baik daripada tahun kemarin,” tambahnya.
Mahfud kembali menjelaskan, salah satu pesan penting dari peristiwa hijrah adalah pentingnya “niat” dalam setiap tindakan. Ia bercerita, setiba di Madinah, Nabi Muhammad mengajarkan para sahabatnya untuk meneguhkan niat. Sebab, niat merupakan fondasi utama seseorang melakukan tindakan.
“Pesan penting lainnya dari Hijrah Rasul adalah membangun persaudaraan antar kaum Muhajirin dan kaum Anshor, dalam satu ikatan negara bersama yang beradab. Nabi menyatukan dlm ikatan bernegara tanpa sekat-sekat keyakinan, warna kulit, budaya, gender.” tuturnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerjunkan 1.142 taruna ke Provinsi Aceh dan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan TNI dalam operasi penyelamatan 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tembagapura…
MONITOR, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan bahwa pelindungan Warga Negara Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa Petugas…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerima sertifikat hibah tanah seluas 94.030 m² dari Pemerintah Kabupaten…