PARLEMEN

Rupiah Loyo, Gerindra Tantang Sekjen PSI Keluarkan Ide Brilian

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Moh. Nizar Zahro menilai tudingan yang dilayangkan Sekjen PSI Raja Juli Antoni terkait aksi penukaran dolar dengan mata uang rupiah yang dilakukan Sandiaga Uno sebagai bentuk mencari ‘keuntungan’ tidak mendasar.

Menurutnya, jika Sekjen PSI memiliki gagasan brilian dalam menangani kondisi nilai tukar rupiah yang terus melemah, hendaknya segera disampaikan ke pemerintah.

“Jika tindakan ini salah, maka sebaiknya Sekjen PSI menawarkan ide yang brilian bagaimana peran warga negara dalam membantu pemerintah. Bahkan, jka Raja Juli mempunyai gagasan yang lebih brilian dari Menteri Keuangan, maka Sandiaga Uno siap melaksanakan arahan tersebut,” tegas Nizar dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR, Jumat (7/9).

Ditegaskan Nizar, aksi penukaran dolar yang dilakukan Sandiaga Uno sebagai bentuk kepatuhan sebagai seorang warga negara terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Menurutnya, tugas pemerintah adalah membuat kebijakan, dan tugas rakyat adalah mematuhi kebijakan tersebut. Maka tatkala Menteri Keuangan Sri Mulyani mengimbau para pengusaha untuk melepas simpanan dollarnya dalam rangka meningkatkan kembali nilai tukar rupiah yang saat ini terus melemah, maka Sandiaga Uno yang notabene adalah pengusaha, mematuhi himbauan tersebut.

“Tidak tanggung-tanggung Sandiaga Uno menukar tabungan dollar 35%. Suatu angka yang sangat fantastis. Sandi tidak berharap keuntungan, karena kalau niatnya untuk mengeruk keuntungan, maka akan lebih tepat jika Sandi menahan dollarnya, karena ada kemungkinan dollar akan terus menguat,” jelas anggota Banggar DPR RI itu.

Oleh karena itu, hasil yang bagus ini patut dijaga dan dirawat bersama. Sejenak tinggalkan dulu kepentingan Pilpres. Mari  berangkulan bersama. Tanggalkan dulu dikotomi penguasa dan oposisi. Sebab, Pak Prabowo sudah berpesan agar para kader Gerindra untuk ikut urun rembug dalam mencari solusi memperkuat nilai rupiah.

Sebab, Kalau rupiah terjun bebas, sambung dia, tidak hanya pendukung Jokowi yang akan merasakan akibatnya. Tetapi, pendukung Prabowo juga merasakan  hal yang sama.

“Sehingga jelaslah bahwa yang dilakukan Sandiaga Uno, menukarkan nilai dollarnya, adalah sebagai bentuk ketaatan warga negara terhadap instruksi menteri. Tidak ada motivasi ambil untung,”ucapnya.

“Karena jika mau ambil untung, maka langkah yg tepat adalah memborong dollar sebanyak-banyaknya. Dan Sandi lebih memilih menukarkan dollarnya daripada menahannya,” pungkas dia.

Recent Posts

Peternak Lumajang Ari Borong Empat Gelar di Kontes Ternak DKPP 2026

MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…

6 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

19 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu