Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid
MONITOR, Bandung – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid mengaku khawatir atas mengikisnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih hal itu terjadi dikalangan pelajar atau gerasi muda penerus bangsa.
Menurutnya, kekhawatirannya itu bukan tanpa alasan. Sebab, di era milenial seperti saat ini para pelajar dan anak muda terkesan lebih senang menerapkan budaya luar ketimbang menerapkan nilai-nilai kebangsaan. Hal itu ditandai dengan lunturnya tatakrama dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini jadi PR kita semua, jadi PR semua guru dan tenaga pendidik lainnya. Kalau generasi kita lebih senang yang impor-impor ketimbang lokal bisa jadi kedepan budaya asli kita hilang di negeri sendiri,” papar Sodik dalam acara sosialisasi kebangsaan di Bandung, Kamis (6/9).
Sodik melanjutkan, untuk mengantisipasi pengikisan tersebut. Baik guru, orang tua dan pemerintah memiliki peran yang sangat penting. Semuanya harus bersama-sama aktif memberikan pemahaman terkait pentingnya nilai-nilai kebangsaan.
“Guru disekolah harus berperan aktif memberikan pemahaman nilai-nilai kebangsaan, begitu juga orang tua dirumah. Kita semua harus peduli terhadap anak kita yang merupakan generasi penerus bangsa,” imbuh Politisi Gerindra itu.
Lebih lanjut Sodik menjelaskan, baik Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika semuanya harus benar-benar menjadi pijakan semua warga negara Indonesia. Dengan begitu, semuanya akan senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa.
“Sebagai warga negara yang baik, kita semua wajib menjadikan empat pilar kebangsaan sebagai pijakan. Dengan begitu, anak-anak kita, generasi penerus kita, semuanya akan menjadi kan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman kehidupan sehari-hari,” tutup Sodik.
MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…
MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…
MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…
MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…