Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (dok: merdeka)
MONITOR, Jakarta – Menjelang Pemilihan Presiden 2019, suhu politik tanah air kian memanas. Salah satunya nampak di berbagai jejaring media sosial. Ya, akhir-akhir ini perang tagar tak henti-hentinya menghiasi Twitter, Facebook, Instagram dan lain-lain.
Yang teranyar adalah, muncul pamplet bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habieb Rizieq Sihab lengkap dengan kata-kata bernada ajakan jihad untuk melawan oknum penguasa yang dinilai anti kritik terhadap pemerintah.
Entahlah, kata-kata itu datang dari Habieb Rieziq atau bukan yang jelas, gambar itu berseleiweran dimedia sosial setelah para aktivis #2019GantiPresiden itu mendapat penolakan diberbagai daerah ketika hendak melakukan deklarasi #2019GantiPresiden.
Tak mau ketinggalan, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD juga ikut membagikan gambar tersebut melalui akun Instagram pribadinya, seraya menjelaskan jihad seperti apa yang harusnya dilakukan oleh semua orang dalam kondisi seperti ini.
Menurutnya, jihad yang sesungguhnya adalah bagaimana caranya mengendalikan hawa nafsu. Karen, untuk konteks saat ini bagaimana caranya semua pihak berjihad melawan nafsu agar sesama anak bangsa tidak bermusuhan.
MONITOR, Jakarta - Sektor industri pengolahan kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai motor penggerak perekonomian nasional…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menggelar pertemuan bersama para pemangku…
MONITOR, Jakarta - Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhma menegaskan bahwa…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kementerian Agama kembali menggelar Takjil Pesantren yang dirangkai dengan Talkshow…
MONITOR, Serang-Banten - Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri di kampung halaman,…
MONITOR, Tangerang Selatan - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan…