Prof. DR. Ir. Rokhmin Dahuri, MS menjadi narasumber seminar nasional di Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Rabu (15/8/2018)
MONITOR, Kendari – Dalam rangka meningkatkan kompetensi publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masayarakat ( LPPM) Universitas Muhammadiyah Kendari menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “ Membangun Sumber Daya Manusia Yang Berkelanjutan” di Hotel Clarion, kendari, Rabu (15/8/2018).
Guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Prof. Rokhmin Dahuri menjadi salah satu narasumber Seminar Nasional tersebut dengan judul materi “Pembangunan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia Sebagai Bahan Kajian Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat”.
Dalam paparannya, Prof. Rokhmin Dahuri membeberkan beberapa faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia menuju suatu bangsa yang maju dan berkeadilan diantaranya dengan cara : meningkatkan daya saing, mendukung perdagangan bebas dengan memproteksi pasar domestik, menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekitar 7 persen, membangun ketahanan pangan, energi, farmasi, dan memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan hidup serta kelestarian SDA.
“Indonesia bisa maju, adil, berdaulat dengan lima jurus andalan tersebut. Daya saing, penguasaan pasar global, pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, energi, farmasi, dan yang terakhir daya dukung dan kualitas lingkungan hidup serta kelestarian sumber daya alam,” ujarnya.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong itu menegaskan, salah satu langkah untuk mendongkrak indonesia menuju negara maju adalah dengan pemanfaatan dan pendayagunaan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia.
“Ada 11 sektor ekonomi kelautan yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia mulai dari perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi, Pertambangan dan energi, pariwisata Bahari, Perhubungan laut, industri dan jasa Maritim, sumberdaya wilayah ceci, hutan mangrove, dan sumber non conventional,” ungkapnya.
Prof Rokhmin menegaskan, jika dimanfaatkan dan diberdayakan dengan tepat dan benar, total potensi ekonomi sebelas sektor Kelautan Indonesia: US$ 1,338 triliun/tahun atau 7 kali lipat APBN 2016 (Rp 2.400 triliun = US$ 190 miliar) atau 1,3 PDB Nasional saat ini.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa agama tidak lagi dapat dipisahkan dari…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat jaminan kualitas produk emas nasional di tengah tren…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik keras instruksi Siaga 1…
MONITOR, Jakarta - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar membagikan sekitar…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau langsung Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan…
MONITOR, Rangkasbitung - Ibadah puasa dalam Islam tidak hanya memiliki nilai spiritual yang tinggi, tetapi…