EKONOMI

Rupiah Masih Dibayangi Sentimen Kejatuhan Lira Turki

MONITOR, Jakarta – Kurs dolar AS menguat lebih lanjut terhadap mata uang utama dunia lainnya pada akhir perdagangan Senin, karena krisis ekonomi Turki terus membebani euro dan mata uang negara-negara berkembang.

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan bahwa Lira Turki telah jatuh 20 persen terhadap dolar AS selama dua sesi terakhir, setelah Presiden AS Donald Trump mengesahkan penggandaan tarif pada impor produk baja dan aluminium dari Turki.

Mata uang negara berkembang lainnya, seperti rupee India dan peso Meksiko terpukul sangat parah di tengah krisis lira.

Sementara itu, kecemasan pasar tentang eksposur bank-bank Eropa ke Turki juga menekan euro, yang menyentuh 1,1365 dolar AS pada Senin (13/8), terendah sejak Juli 2017.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,04 persen menjadi 96,3983 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1392 dolar AS dari 1,1397 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,2751 dolar AS dari 1,2760 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7260 dolar AS dari 0,7289 dolar AS.

Sedangkan posisi dolar AS terhadap yen Jepang adalah 110,67 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,61 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9936 franc Swiss dari 0,9948 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3142 dolar Kanada dari 1,3133 dolar Kanada.

Pada perdagangan Senin, rupiah juga terpukul oleh kejatuhan lira Turki, sehingga ditutup di level Rp14.610 per dolar AS. Kemungkinan besar rupiah masih akan tertekan pada perdagangan hari ini, ditambah lagi dengan sentimen negatif dari membengkaknya defisit transaksi berjalan.

Recent Posts

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

7 jam yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

8 jam yang lalu

Kemnaker: JKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…

9 jam yang lalu

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

12 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

1 hari yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

1 hari yang lalu