Ilustrasi IHSG (Foto: Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (13/8) diperkirakan bergerak mixed pada level support 6.056 dan resistance 6.103.
“IHSG berpotensi bergerak mixed. Ini seiring bauran sentimen dari sisi politik atas kepastian dari kandidat Capres dan Cawapres Indonesia dan sisi eksernal masih tetap menjadi tekanan bagi bursa Indonesia akibat dampak dari pasar global yang dibayangi ketidakpastian,” ungkap Riset PT Valbury Sekuritas Indonesia.
Adapun sentimen pasar dari luar negeri, Rusia mengatakan mulai membahas kemungkinan langkah-langkah pembalasan atas serangkaian sanksi baru yang dijatuhkan AS berkenaan setelah negara tersebut dianggap menggunakan racun saraf untuk menyerang seorang mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia di Inggris.
Selain itu kendati AS mengenakan kenaikan tarif impor terhadap Tiongkok, namun ekspor Tiongkok ke AS masih mencatatkan surplus US$28,09 miliar pada Juli, turun tipis dari Juni sebesar US$28,97 miliar.
Desakan AS atas tariff impor membuat yuan melemah dan mendorong harga jual produk menjadi lebih murah sehingga menambah surplus ekspor.
Untuk saham yang layak diperhatikan pada perdagangan hari ini antara lain PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT UNolever Indonesia Tbk (UNVR)
MONITOR, Bogor - Pembangunan sektor agro-maritim Indonesia harus berakar pada nilai-nilai Qur’ani yang terintegrasi antara…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama kembali menggelar Program Salat Tarawih…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyampaikan tiga poin instruksi strategis bagi…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan duka cita mendalam sekaligus…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia mempertegas komitmennya dalam membawa pendidikan Islam ke panggung…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri nasional melalui peningkatan layanan jasa…