POLITIK

Maju Pilpres 2019, Komitmen Sandiaga di Jakarta Dianggap Lemah

MONITOR, Jakarta – Usai didapuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno dinilai memiliki komitmen yang rendah dalam kepemimpinan di DKI Jakarta.

Pasalnya, Sandiaga belum genap dua tahun membangun DKI Jakarta, namun sudah mau melenggang ke level selanjutnya.

Surat Pengunduran Diri Sandiaga Uno (foto : Istimewa)

Menurut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andi Anggana, komitmen rendah untuk membangun Jakarta ini memancing sejumlah pertanyaan.

“Kita jadi bertanya, pemimpin yang seperti ini apakah akan menuntaskan kerjanya nanti? Toh saat ini kerja di Jakarta saja belum tuntas!” kata Andi, yang merupakan alumnus FISIP UIN Jakarta ini.

Politisi yang aktif di isu kebijakan publik ini menegaskan bahwa persoalan di DKI Jakarta belum selesai. Apalagi janji-janji yang digaungkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

“Ini kita lihat janji Pak Sandiaga belum rampung. Bagaimana dia melunasi sama warga Jakarta? DP rumah 0 rupiah mana? OK OCe Mana? Semuanya belum selesai, kok ini mau pindah,” tanyanya.

Warga Jakarta yang sudah memilih Anies-Sandi saat Pilkada, kata Andi, menjadi korban kepemimpinan yang tidak taat amanat warga. Menurutnya, warga Jakarta harus mencatat dengan cermat bahwa salah satu pemimpinnya tidak serius membenahi pembangunan dan masalah warga DKI Jakarta.

“Warga Jakarta harus tahu, catat dengan cermat, janji yang digaungkan tidak diselesaikan!” katanya.

Dari pelajaran ini, kata Andi, warga DKI Jakarta harus lebih berhati-hati lagi memilih pemimpin DKI Jakarta selanjutnya. “Ini pelajaran bagi warga Jakarta, jangan sampai yang dipilih nanti yang tidak memiliki komitmen membangun Jakarta,” ujarnya.

Recent Posts

Dampak Geopolitik Global, Anis Matta Ingatkan 2026 Jadi Tahun Berat Bagi Indonesia

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri…

58 menit yang lalu

Wamenhaj: Tahun Ini, Haji Afirmatif Fokus Lindungi Perempuan dan Lansia

MONITOR, Jakarta - Visi utama penyelenggaraan haji 2026, yakni haji yang berkeadilan, berempati, dan berpihak…

1 jam yang lalu

Yudisium UIN Jember, Dari Isu Zina hingga Korupsi Jadi Topik Skripsi Terbaik

MONITOR, Jakarta - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember…

3 jam yang lalu

Prof. Rokhmin: Ekonomi Biru Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan bahwa potensi besar…

5 jam yang lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan WamenHAM: Stigmatisasi NGO

MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) mengecam keras pernyataan Wakil…

6 jam yang lalu

Indonesia, Board of Peace, dan Taruhan Geopolitik Global Palestina

MONITOR, Jakarta - Keputusan Indonesia bergabung sebagai anggota pendiri Board of Peace, sebuah inisiatif yang…

6 jam yang lalu