Presiden saat zikir dan doa untuk bangsa menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Istana Negara. (Foto: dok Kemenag)
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo berharap bangsa Indonesia bisa menjaga ukhuwah wathoniah, karena kesatuan adalah aset yang dimiliki bangsa Indonesia selain sumber daya alam.
“Kuncinya aset terbesar bangsa ini persatuan, kesatuan dan persaudaraan jangan sampai pilihan yang beda menjadi tidak rukun,” kata Presiden pada zikir dan doa kebangsaan 73 tahun Kemerdekaan RI di Lapangan Istana Negara, Rabu (1/8) malam .
Diingatkan Presiden, sebagai negara yang besar dengan suku yang berbeda-beda suku, bahasa, tradisi, majemuk itu semua anugrah yang diberikan Allah dan patut disyukuri.
Jokowi menyatakan, jangan sampai karena beda pilihan dalam pilkada, membuat antar saudara sebangsa tidak saling sapa, saling cemooh.
“Itu tidak benar,” tegasnya.
“Jangan gampang curiga, gampang prasangka. Harusnya berpikiran baik sebagai saudara sebangsa se Tanah Air.” harap Presiden.
Rasa syukur diucapkan Presiden atas kemerdekaan Indonesian jelang 73 tahun HUT Kemerdekaan RI.
“Sebagai wujud syukur inilah, setiap tanggal 1 Agustus digelar zikir dan doa. Kegiatan ini adalah kali kedua dan akan rutin dilaksanakan setiap tahun.’ tandasnya.
Selain dihadiri jamaah Majlis Zikir Hubbul Wathon, juga hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ,Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, Kyai Maimun Zubair,Panglima TNI, Jaksa Agung dan sejumlah tokoh agama.
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…