Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik (net)
MONITOR, Jakarta – Partai Demokrat sepertinya kecewa berat karena lamarannya menjadi bagian pendukung Presiden Joko Widodo ditolak. Apalagi, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu disebut-sebut ingin mempromosikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Cawapres Jokowi.
Kini Partai Demokrat tengah memanasin mesin politiknya untuk dapat mengalahkan petahana di Pilpres 2019 nanti. Seperti yang dilakukan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik. Dia sudah mulai melancarkan serangan melalui akun Twitternya, @RachlanNashidik.
Rachland menulis cuitan di akun Twitter pribadinya, bahwa Demokrat siap bekerja sama dengan siapun termasuk setan demi mengalahkan Presiden Joko Widodo. “Saya mau ganti presiden! Kalau demi itu saya harus bekerja sama dengan setan, saya akan lakukan. Apalagi cuma kerja sama dengan Prabowo,” kicau Rachland Nashidik.
KIicauannya Rachlan itu ditulis setelah SBY dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dalam rangka penjajakan koalisi. Kicauan Rachland itu telah dikomentari 372 kali dan diretweet 162 kali hingga pukul 10.00 WIB tadi.
“Dulu Tuhan sekarang setan, mang asik politik di Indonesia, semua diajak berkomplot musuhin Jkw. #2019TetapJokowi,” tulis akun @rekansaber.
Kemudian, Akun @d1ndra juga menulis “Setelah Tuhan tdk merestui, minta tolonglah sama Setan..”
Sementara itu, Rachland Nashidik menjelaskan tentang kicauannya tersebut. “Artinya Prabowo bukan setan,” kata Rachland dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/7/2018).
Dia juga menjelaskan mengapa menganalogikan setan dalam kicauannya itu. “Untuk menunjukkan bahwa tak ada kemewahan memilih yang ideal atau seharusnya dalam demokrasi Indonesia hari ini. Pilihan yang tersedia cuma berkuda atau naik sepeda,” kata Rachland.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…
MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…
MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan geram dengan praktik kasus korupsi…
MONITOR, Kuta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perguruan…