HEADLINE

Prabowo Ingin Cawapresnya Disukai Pemilih Milenial

MONITOR, Jakarta – Partai Demokrat terang-terangan mengaku bergabung dalam koalisi partai politik pengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hal itu, ditegaskan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai melakukan pertemuan dengan Prabowo, Selasa (24/7) malam.

Kesamaan dengan Prabowo dalam pembacaan situasi maupun kondisi bangsa saat ini, yang membuat SBY memutuskan untuk bergabung dengan poros penantang incumbent. So, apakah Demokrat juga meminta posisi strategis (cawapres) untuk putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketika berkoalisi dengan parpol pendukung Prabowo?

Menjawab pertanyaan itu, dengan sigap Prabowo mengatakan bahwa SBY tidak pernah meminta anaknya untuk dijadikan cawapresnya. ”Pak SBY tidak pernah meminta jatah cawapres. Sekali lagi saya tegaskan, dalam pertemuan tadi kita tidak membahas soal cawapres,” tandas Prabowo usai di kediaman SBY di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta, Selasa (24/7).

Pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak tahun lalu saat SBY dan Prabowo bertemu di Cikeas, Bogor. Saat itu pertemuan dilakukan setelah empat partai (Demokrat, Gerindra, PKS, dan PAN) kalah dalam menolak presidential threshold 20 persen.

Menurut mantan Danjen Kopassus tersebut Gerindra dan Demokrat masih mencari sosok cawapres yang terbaik. Kriteria cawapres yang dibutuhkan adalah sosok yang kapabel, yang bisa berkomunikasi secara baik dengan generasi muda. ”Karena pemilih mayoritas berusia di bawah 40 tahun,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin yang datang.

Terkait cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 nanti, Prabowo masih menunggu hasil koodinasi tim kecil yang dibentuk dari unsur masing-masing partai koalisi. Nah, jika akhirnya nama AHY muncul, Prabowo mengaku tidak ada masalah. “Jika dalam pembahasan nanti nama AHY muncul? ”Why not,” kata Prabowo.

Recent Posts

Indonesia Diminta Bersiap Hadapi Krisis Energi Imbas Perang Israel-AS VS Iran

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri…

17 menit yang lalu

DPR Minta Pemerintah Desak PBB Lakukan Investigasi atas Tewasnya Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah…

2 jam yang lalu

Komdigi Panggil Paksa Meta dan Google, Berikan Teguran Keras Terkait PP TUNAS

MONITOR, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, memberikan pernyataan tegas terkait implementasi…

4 jam yang lalu

UIN Jakarta Masuk 30 Besar Nasional Versi SCImago 2026, Unggul di Berbagai Bidang Keilmuan

MONITOR, Jakarta – Lembaga pemeringkatan internasional SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta…

6 jam yang lalu

618 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama hingga H+8

MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

8 jam yang lalu

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Cepat dan Mudah Diakses, JKP hingga Pelatihan Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan…

9 jam yang lalu