Featured

Ingat Pesan Ayah Sebelum Wafat, Zohri Menangis

MONITOR, Jakarta – Kisah Lalu Muhammad Zohri, sang juara dunia lari 100 meteri di Finlandia tidak ada habisnya. Perjalanan hidup sprinter asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini boleh dibilang cukup memilukan.

Setelah bercerita tentang sifat baik sang ayah, Lalu Ahmad, Zohri bercerita tentang dirinya saat pertama masuk PPLP di Mataram. Seperti diceritkan sebelumnya, bahwa awal Zohri masuk PPLP kondisinya sangat memilukan. Dia mengenakan satu-satunya celana yang dimiliki untuk berlatih setiap hari.

Sepatu satu-satunya yang ia miliki juga jebol setelah berlatih selama dua pekan di PPLP. Alhasil, Zohri sempat berlatih tanpa sepatu. Tentu Zohri mengaku sedih dan malu karena atlet yang lain mengenakan sepatu bagus. Beruntung, Zohri mempunyai pelatih, I Komang Budagama yang baik hati.

Mengetahui Zohri tidak punya sepatu, I Komang memberikannya sepatu ket dan baju buat Zohri latihan. ”Saya senang sekali waktu menerima semua itu,” ungkapnya. Saat diberikan sepatu itu, Komang menasihati Zohri agar tetap semangat berlatih.

Setelah empat bulan berlatih di PPLP, akhirnya Zohri mendapatkan fasilitas. Dia mendapatkan baju PPLP, celana panjang, sepatu spike, dan sepatu sekolah.

Setelah masalah sarana terpenuhi, konsentrasi Zohri terganggu oleh kabar ayahnya yang tengah sakit keras. Padahal, saat itu Zohri tengah mempersiapkan diri tampil di Pornas 2016.

Mendengar ayahnya sakit keras karena Tifus Zohri pun memilih pulang. Dia menunggu ayahnya yang sedang sakit. Sepekan di rumah, sang ayah menghembuskan napas terakhir.

Saat bercerita itu, Zohri menitikkan air mata. Diucapnya bulir-bulir air mata yang meleleh. Kembali digigit bibirnya. Isak tangis Zohri pecah karena ingat pesan-pesan terakhir sang ayah. Zohri diminta tetap berlatih. Jangan sampai putus sekolah, dan jangan cepat mengeluh.

Recent Posts

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…

20 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan Lewat Wisata Religi

MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…

22 jam yang lalu

Wakili Megawati Hadiri HUT Demokrat, Rokhmin Dahuri: Persatuan Nasional di Atas Kompetisi Politik

MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

23 jam yang lalu

Bansos Bukan untuk Judol, SDM PKH Lumajang Perkuat Edukasi PKM

MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…

1 hari yang lalu

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum untuk Jaga Dana Bergulir

MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…

1 hari yang lalu

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…

1 hari yang lalu