POLITIK

Nyaleg dari PAN, PPP Anggap Lulung Berkhianat

MONITOR, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nampak geram dengan keputusan Abraham Lunggana alias Haji Lulung yang menyeberang ke Partai Amanat Nasional (PAN). Kubu PPP pun mendesak Lulung segera mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Mengacuh pada UU No. 7/2017 dan PKPU No. 20/2018, Lulung harus mundur dari jabatannya. “Sudah jelas aturannya, setiap anggota DPR/DPRD wajib mundur jika menjadi caleg dari parpol lain,” ungkap Wasekjen PPP Achmad Baidowi, Rabu (18/7/2018).

Lulung memang bukan kader PPP lagi. Dia mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPR RI melalui PAN. Meski begitu, Lulung belum juga mengajukan surat pengunduran diri sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. “Sejauh ini kami belum menerima surat pengunduran dari Lulung. Maka, jika yang bersangkutan tidak mundur, pencalegannya tidak sah dan PPP akan sampaikan surat keberatan ke KPU,” tandas Awiek, panggilan Baidowi.

Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Aziz juga menyayangkan keputusan Lulung. Menurutnya, seharusnya Lulung mengundurkan diri sebelum mendaftarkan diri sebagai Caleg dari PAN.

“Belum ada (surat pengunduran diri). Beliau memang nggak daftar di kita, sampai pendaftaran kemarin nggak ada. Dan terus dia malam, tadi malam ada rilisnya dia katanya daftar dari PAN. Kaget juga kita, kok dia belum ngajuin surat pengunduran diri sudah bisa didaftarkan dari PAN,” papar Aziz.

Lulung pun membeberkan alasannya tidak nyaleg dari PPP, “Ente kan tahu kalau konflik PPP itu berkepanjangan. Kemudian kita juga merasa gelisah ditambah konflik di Pilkada DKI,” papar Lulung, Rabu (18/7).

Lulung juga geram dengan pernyataan yang dilontarkan Awiek. “Dia nggak ngerti apa-apa. Anak kemarin itu. Baidowi kan anak kemarin. Wakil Ketua DPRD itu kan dipilih rakyat. Berhenti itu bukan otomatis berhenti dari DPRD, ada mekanismenya sendiri,” tutur Lulung.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

12 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

1 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu