Bacaleg asal Manokwari Ishak Mandacan saat ditemui MONITOR (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Seorang bakal calon anggota legislatif (bacaleg) asal Manokwari, Papua Barat, Ishak Mandacan kembali maju dalam kontestasi Pileg 2019. Sempat vakum satu periode, Ishak kembali mendaftarkan diri bersama PAN.
“Saya tadinya anggota DPR RI 2004-2009 dan 2009-2014 Dapil Papua Barat juga. Sekarang saya sudah tidak aktif lagi, saya baru maju (lagi) sekarang,” kata Ishak di Kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).
Ishak berharap dirinya dapat terpilih menjadi anggota legislatif untuk periode 2019-2024. Bermodal visi dan misinya untuk memperjuangkan kemajuan infrastruktur di Papua Barat, ia pun optimis untuk maju.
“Visi misi saya adalah bahwa saya memang memilih untuk bagaimana supaya kalau memang saya terpilih, saya memilih untuk bisa memperjuangkan infrastruktur di Papua Barat. Karena itu yang minim sekali terjadi di Papua Barat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tingkat kesenjangan yang terjadi di tanah Papua juga masih cukup tinggi. Padahal, ia menuturkan, luas Pulau Papua jauh lebih luas dibandingkan Pulau Jawa.
“Banyak kesenjangan yang terjadi (di Papua Barat). Karena itu kita harus berusaha bagaimana (memajukan Papua Barat). Papua itu, seluruh tanah Papua dan Papua Barat itu tiga kali Pulau Jawa luasnya,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…