NASIONAL

Jaksa Agung Laporkan Progres Kinerja di Hadapan Komisi III

MONITOR, Jakarta – Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan kedatangannya ke Komisi III DPR RI terkait dengan evaluasi kinerja semester pertama tahun ini. Disamping itu, sambung dia, untuk menyampaikan sejumlah progres penanganan sejumlah perkara yang sedang diproses kejaksaan.

“Agendanya tentu saja, evaluasi kinerja semester pertama ini. Mereka (komisi III,red) tentu minta informasi tentang progres penanganan perkara-perkara dan masyarakat. Di samping tentu hal-hal lain yang dianggap perlu,” kata Prasetyo kepada wartawan sebelum mengikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (16/7).

“Juga masalah aktual dan faktual yang ada di hadapan kita. Tentang Pilkada, tindak pidana yang perlu dicermati dan diseriusi penaganannya. Tentu juga kita bahas hasil kesimpulan rapat kerja yang lalu,” tambahnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait dengan progres penanganan perkara eksekusi Yayasan Supersemar senilai Rp4,4 triliun apakah juga akan dibahas dalam Raker nanti?. Jaksa Agung dari partai Nasdem itu mengatakan tentunya pihaknya hanya merespon apa saja yang dibahas dalam rapat saja.

“Kalau ditanya akan kita jelaskan. Yang pasti memang Supersemar itu sendri sebagian sudah berhasil kita dapatkan hasil dari kewajiban Supersemar untuk membayar sejumlah uang kepada negara. Jumlahnya sampai saat ini sekitar 300-an miliar yang kita dapatkan dari Rp4 T yang harusnya masuk,” papar dia.

Pun demikian, ia menyampaikan bahwa terkait dengan yayasan Supersemar ini, kejaksaan merupakan pihak yang berperkara, dimana kejaksaan diberikan surat-surat khusus oleh pemerintah dari presiden untuk menindaklanjuti semua proses perkataannya.

“Nah sekarang ini sudah memginjak ke eksekusinya. Yang mengeksukesi tentu pihak yang kompeten menangani adalah pihak pengadilan. Kita selalu meminta kepada pengadilan untuk segera secepatnya melakukan eksekusi. Kita mengajukan permintaan untuk segera dilaksanakan yang kita harapkan nanti makin ada kemajuan,” sebut Prasetyo.

Tidak hanya itu, Prasetyo kembali menegaskan eksekusi Yayasan Supersemar tidak ada kaitannya dengan masalah dana uang yang diperuntukan bagi beasiswa Supersemar.

“Itu harus dipahami jangan sampai diplesetkan bahwa eksekusi yayasan ini berkaitan dengan masalah beasiswa supersemar. Bukan itu. Mereka punya asset-aset dan rekening di bank bank itu yang sedang kita telusuri,” pungkasnya.

Recent Posts

Puan: Pemulihan Pascagempa Sulteng Harus Berorientasi pada Pemulihan Kehidupan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…

38 menit yang lalu

Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol untuk Tingkatkan Kelancaran, Keamanan dan Kenyamanan Perjalanan

MONITOR, Jakarta - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero)…

19 jam yang lalu

Empat Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Legislator Minta APH Bongkar Sindikat di Lapas

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti upaya petugas yang berhasil menggagalkan…

20 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

MONITOR, Balikpapan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong perluasan pasar bagi…

20 jam yang lalu

Tutup MagangHub Batch III, Menaker Ajak Peserta Ikuti Sertifikasi Kompetensi untuk Perkuat Daya Saing

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III untuk…

21 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Apresiasi Haji 2026 di Hadapan Prabowo, Beri Masukan Timwas ke Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Ibadah…

22 jam yang lalu