Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (net)
MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan tegas menyatakan bahwa dirinya akan tetap menjadi imam bagi warga Jakarta. Pernyataan ini diungkapkan Anies untuk menjawab isu soal pencapresan dirinya.
“Jika posisi pemimpin itu diposisikan sebagai Imam bagi umat, maka saya tidak akan meninggalkan umat saya di awal kepemimpinan saya,” ujar Anies saat mengisi acara disalah satu hotel dibilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).
Anies mengatakan, kekonsistensian dirinya untuk memimpin Jakarta diharapkan bisa menjawab kegelisahan warga Jakarta. Termasuk menjawab surat terbuka yang ditulis oleh salah seorang politisi PKS Mahfudz Siddiq, yang dalam suratnya menulis kegelisahannya apabila dirinya pergi meninggalkan Jakarta.
“Ya, Pak Mahfudz berkirim surat kepada saya, isinya beliau merasa khawatir saya meninggalkan Jakarta,” kata Anies.
Namun menurut Anies, surat itu seharusnya bukan dilayangkan kepada dirinya melainkan kepada partai politik yang saat ini begitu gencar berbicara di media dengan membawa-bawa namanya dalam pencapresan.
Perlu diketahui, Mahfudz Siddiq politisi PKS mengirim surat terbuka kepada Anies, dalam suratnya itu Mahfudz merasa tidak rela kalau Anies meninggalkan Jakarta dengan maju diajang Pilpres 2019.
MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…
MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…
MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…
MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional selama periode libur Lebaran 2026…