EKONOMI

Rayakan Hut ke-72 BNI Lakukan Donasi Secara Digital

MONITOR, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 dan mengajak karyawan dan keluarganya menyumbangkan sebagian penghasilan dengan melakukan donasi secara digital menggunakan aplikasi yap!.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, donasi dengan menggunakan yap! ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian acara puncak perayaan HUT ke-72 perseroan yang dipusatkan pada tiga lokasi sekaligus di Jakarta yaitu di Kantor Pusat BNI, Lokasi Parkir Lot 10 Thamrin dan Plaza Timur Senayan.

“Donasi para karyawan dan keluarganya tersebut akan dikumpulkan sebagai bantuan bagi karyawan BNI yang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya, di Jakarta, Senin (9/7).

Program ini sekaligus untuk memperluas budaya bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai (cashless), bahkan tanpa harus direpotkan dengan membawa kartu kredit dan kartu debit (cardless).

Menurut Achmad Baiquni, penggunaan yap! sebagai media untuk donasi membuktikan produk BNI dapat memenuhi segala kebutuhan nasabah.

“Dengan jaringan merchant yang semakin diperluas, diharapkan masyarakat semakin familiar dengan sistem pembayaran yang berbasis scanning QR Code ini,” paparnya.

Budaya menggunakan yap! patut didorong karena memberikan kemudahan yang tidak dimiliki oleh produk lainnnya, antara lain sumber pembayaran yang lengkap, yaitu bisa bersumber dari Kartu Kredit BNI, Kartu Debit BNI, dan UniqKu.

Pada kesempatan yang sama, BNI juga membuka tiga ministage di tiga lokasi berlainan di sepanjang jalur Car Free Day di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta yang memberikan layanan pengaktifan yap! bagi masyarakat luas.

Selain dihibur oleh para artis, di ministage ini juga dijual produk-produk makanan dan minuman dengan harga khusus apabila dibeli dengan menggunakan aplikasi pembayaran yap!.

Sementara itu Menteri BUMN Rini M Soemarno mengungkapkan upaya BNI telah begitu terlihat dalam merangkul digitalisasi. Untuk itu, perseroan perlu memelihara terus semangat itu sehingga pada akhirnya dapat mencapai predikat sebagai digibank.

“Kita harus ubah pola pikir sehingga BNI dapat sesuai dengan arah yang dituju untuk Go Digital. Saya sendiri sudah memiliki aplikasi yap!, semua harus pakai yap!. Kami harap semangat kebersamaan ini terus terpelihara agar BNI terus berkembang, tidak hanya di Indonesia tetapi juga Asia hingga seratus tahun ke depan,” tegas Rini.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

10 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

21 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

21 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

21 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu