Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (net)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyayangkan masih ditemukannya tindakan yang tidak jujur dalam kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kegiatan itu, diwarnai dengan adanya tindakan penyalahgunaan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan pungutan liar (Pungli). Menurutnta, kasus itu menunjukkan PPDB masih sangat jauh dari transparansi.
“Mendorong Polri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tentang adanya pungutan liar yang terjadi serta menindak tegas oknum penerima dan pemberi pungutan liar, agar didapat sistem PPDB yang bersih dan transparan,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/7).
Tidak hanya itu, Bamsoet juga mengingatkan seluruh panitia PPDB untuk melakukan cek dan pemeriksaan ulang atas dokumen-dokumen yang ditetapkan sebagai persyaratan sebagai peserta didik baru. “Jika sampai ada dokumen yang dipalsukan, maka hal tersebut merupakan tindak pidana penipuan dan pemalsuan,” ujar mantan ketua komisi III DPR RI itu.
Politikus Golkar itu juga meminta Kemendikbud untuk mendesak seluruh jajaran dibawahnya agar meningkatkan standardisasi sekolah menuju akreditasi yang terbaik. Selain itu, ia juga meminta para orang tua siswa mematuhi segala aturan dan persyaratan.
“Mengimbau kepada seluruh orang tua siswa untuk menerima sistem penerimaan yang sudah ditetapkan sesuai dengan zona daerahnymasing-masing,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Program Masjid Ramah Pemudik mulai beroperasi di sejumlah wilayah. Di Bekasi misalnya,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Staf Teknis Urusan Haji terus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry…
MONITOR, Ciputat – Menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) perdana ibadah haji 2026 M/1447 H yang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho…