EKONOMI

Pertamina Ajak Aparatur Sipil Negara untuk Gunakan LPG Non Subsidi

MONITOR, Boyolali – Pertamina terus mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk beralih konsumsi dari LPG subsidi 3 kg ke LPG non subsidi.

Kali ini, PD BPR BKK Boyolali dengan sukarela menjadi pelopor bagi ASN Boyolali dalam menindaklanjuti Peratusan Menteri ESDM No.26/2009 tentang Elpiji tersebut.

Direktur Utama PD BPR BKK Boyolali, Kuwat Wiyono menegaskan bahwa pihaknya mewajibkan seluruh karyawannya sebanyak 194 orang yang tersebar di kantor cabang di 19 kecamatan di Boyolali untuk tidak menggunakan gas bersubsidi 3 kg.

“Karyawan BPR BKK Boyolali harus menjadi contoh bagi masyarakat yang tidak semestinya memanfaatkan LPG bersubsidi,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Sales Eksekutif LPG Rayon V Pertamina Solo Raya, Adeka Sangtraga Hitapriya salut dengan ketegasan manajemen dan kesadaran karyawan PD BPR BKK Boyolali mengikuti arahan Pemkab Boyolali agar seluruh ASN beralih menggunakan LPG non subsidi.

Untuk memberikan kenyamanan kepada ASN Boyolali, Pertamina akan terus melakukan promosi dan pelayanan kepada seluruh ASN Boyolali.

“Kami menawarkan promo, yakni dua tabung kosong gas 3 kg ditukar satu tabung 5,5 kg warna pink kondisi siap pakai, dan hanya menambah uang Rp15 ribu per tabung atau lebih murah dibanding harga normal sebesar Rp65 ribu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara PD BPR BKK Boyolali dengan Pertamina di Kantor PD BKK Boyolali.

Dalam kerja sama tersebut disepakati PD BPR BKK Boyolali akan membundling Bright Gas 5,5 kg dalam setiap akad kredit dan perpanjangan kredit bagi konsumen maupun pangkalan yang meminjam di BPR tersebut.

Selain itu, BPR BKK juga akan mendukung bantuan dana ke pangkalan yang akan menambah stok tabung LPG 5,5 kg.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

11 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

14 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

15 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

16 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

17 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

19 jam yang lalu