Presiden Jokowi meresmikan PLTB Sidrap (dok: Instagram)
MONITOR, Makassar – Presiden Joko Widodo semakin tak sabar ingin mengubah pulau Sulawesi seperti negara kincir angin, Belanda. Saat meresmikan Pembangkit Listrik Bertenaga Angin kemarin, Senin (2/7) bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan sejumlah pejabat lainnya, Jokowi merasa berada di negeri Belanda dengan menyaksikan kincir angin raksasa yang baling-balingnya berputar dihembus angin.
“Saya merasa seperti tengah di negeri Belanda, seperti di Eropa,” ujar Jokowi di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.
Saat itu, ia meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Sidrap, pembangkit listrik bertenaga angin, yang telah dibangun sejak Agustus 2015.
Jokowi menjelaskan, PLTB itu berupa jajaran 30 menara kincir angin raksasa setinggi 80 meter, dengan baling-baling sepanjang 57 meter. “Turbin-turbin menara ini bisa menghasilkan total 75 megawatt, yang dapat digunakan untuk mengaliri lebih dari 70.000 pelanggan listrik dengan daya 900 VA,” tutur Jokowi.
Dengan beroperasinya PLTB Sidrap ini, ia meyakini rasio elektrifikasi di Provinsi Sulawesi Selatan telah mencapai lebih dari 99 persen, sedikit di atas rasio elektrifikasi nasional saat ini yakni kurang lebih 96 persen.
“Keindahan alam Watang Pulu dan kincir-kincir angin raksasa PLTB ini pun adalah potensi pariwisata,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta – Lembaga pemeringkatan internasional SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta…
MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperluas…
MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengutuk keras serangan artileri Israel menghantam…