NASIONAL

Zulhas Umbar Faktor Kemenangan Paslon Asyik di Pilkada Jabar

MONITOR, Jakarta – Raihan suara pasangan cagub-cawagub Jabar Sudrajat dan Ahmad Syaikhu (Asyik) melesat jauh dari prediksi sebelum pilgub menurut versi hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei. PAN menilai hal tersebut wajar adanya.

Pasalnya, menurut Ketum PAN Zulkifli Hasan, pemetaan dari Pilgub Jabar sudah jelas. Ia menuturkan, melesatnya perolehan suara pasangan Asyik berangkat dari basis santri di Jabar yang cukup kuat.

“Saya kira petanya jelas ya, itu kan PDIP 12 persen, sedangkan (pasangan) Dedi dan Drajat-Syaikhu ini basisnya sama. Jabar saya kira menunjukkan basis santrinya kuat sekali,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6).

Lebih lanjut ia menjabarkan, basis suara dari kalangan ulama sendiri memperoleh hampir 60 suara. “Basisnya saya kira apa yang diimbau oleh para ulama tokoh Islam itu hampir 60 persen,” tutur Ketua MPR RI tersebut.

Zulkifli kemudian menyebut, perolehan pada Pilkada 2018 ini akan berimplikasi pada Pilpres 2019 mendatang. Namun, ia melanjutkan, implikasi tersebut tetap tergantung pada kombinasi dari pasangan capres-cawapresnya serta pendukungnya.

“Ya tentu akan pengaruh tergantung kombinasi capresnya seperti apa dan partai pendukung seperti apa. Akan sangat pengaruh,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil quick count SMRC pada Rabu (27/6) menempatkan Sudrajat-Syaikhu di posisi kedua dengan raihan 29,58% suara. Padahal sebelum pemilihan, hasil survei SMRC menyebut pasangan tersebut hanya memperoleh 7,9% suara lewat metode simulasi kertas suara yang diberikan responden.

Tak hanya itu, hasil quick count dari Indo Barometer juga menempatkan pasangan ini di posisi kedua dengan raihan 28.54% suara. Padahal, Indo Barometer pernah memprediksi Sudrajat-Syaikhu hanya mendapat suara 6,1%.

Recent Posts

Di Era AI, Nilai Pesantren Makin Dibutuhkan

MONITOR, Tangerang Selatan - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan…

18 menit yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Momentum Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya…

4 jam yang lalu

Kolaborasi Kalurahan Caturharjo, MBI dan IMP 168 Sukses Sulap Lahan Tidur jadi Kebun Klengkeng Organik

MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…

16 jam yang lalu

ICAI 2026, Rokhmin Dahuri: Akuakultur Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pangan, Farmasi, dan Energi

MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…

20 jam yang lalu

Kementan Salurkan Bantuan Obat untuk Ternak Terdampak Bencana di Sumatera

MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…

21 jam yang lalu

Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan dinamika pasar modal…

22 jam yang lalu