NASIONAL

Usai Pilkada, Akankah Hak Angket Komjen Iriawan Dilanjutkan?

MONITOR, Jakarta – Pengangkatan Komjen Pol M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat terus menjadi polemik. Apalagi pelantikan Iriawan dilakukan menjelang pelaksanaan pilkada serentak. Hal ini menyebabkan sejumlah fraksi geram hingga akhirnya menggulirkan hak angket.

Lantas, usai pelaksanaan pilkada serentak pada Rabu (27/6) kemarin, akankah para dewan tetap ngotot menggulirkan usulan pembentukan Pansus Hak Angket?

Mengenai hal ini, Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Jakarta Ujang Komarudin menilai pengguliran hak angket bisa saja dihentikan.

“Pilkada sudah usai dan pemenang sudah bisa diketahui, hak angket bisa saja distop. Namun baiknya hak angket harus jalan terus,” kata Ujang saat dihubungi, Kamis (28/6).

Ujang menjelaskan, meski penetapan Iriawan tidak berpengaruh pada kemenangan paslon yang dituding akan memenangkan pilkada, namun hak angket harus tetap dilanjutkan sebagai bentuk upaya mendapatkan keterangan secara detail dari pihak pemerintah.

“Karena tidak terkait dengan kemenangan pasangan Rindu atau kekalahan Paslon dari eks TNI atau Polri. Namun hak angket untuk bertanya ke pemerintah,” ujarnya.

“Mengapa Pati Polri Aktif dilantik menjadi Pj Gubernur Jabar. Karena kan masih banyak yang layak dan mampu,” tambahnya.

Menurut dia, jika tidak diluruskan dengan angket, karena akan ada kecenderungan pembiaran kedepannya untuk terus melibatkan Polri.

“Maka dalam sangat terbuka pada Pilkada-pilkada yang akan datang bisa jadi nanti Plt gubernur dari Pati Polri terus. Jadi perlu jawaban pemerintah,” pungkas Ujang.

Recent Posts

DPR Semprot BP BUMN Karena Nasib 1.225 Eks Karyawan Merpati Masih Terkatung-katung

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris geram kepada pihak BP…

3 jam yang lalu

Hadapi Lonjakan Harga Plastik, Puan Dorong Penggunaan Kemasan Alternatif dari Bahan Organik

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai lonjakan harga plastik dapat menjadi momentum…

3 jam yang lalu

Waka Komisi X DPR Dorong Sanksi dengan UU TPKS di Kasus FH UI: Jangan Normalisasi Kekerasan Seksual!

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti mendesak pihak Universitas…

4 jam yang lalu

Marak Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan, Legislator Desak Evaluasi Total Tradisi dan Edukasi UU TPKS

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual di…

4 jam yang lalu

Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Mudik-Balik Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat tingginya antusiasme pengguna yang mengoptimalisasi fitur…

5 jam yang lalu

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Perkuat Peran UMKM dalam Rantai Pasok Program Prioritas Nasional

MONITOR, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan…

5 jam yang lalu