NASIONAL

Pengamat Minta Pendukung Paslon Hormati Hasil Pilkada

MONITOR, Jakarta – Usai pemungutan suara di TPS, tibalah untuk melakukan penghitungan suara dan mengumumkan hasil dari perolehan suara. Banyak pihak yang mengharapkan Pemilukada ini berlangsung aman dan damai demi terwujudnya demokrasi berkualitas di bumi Nusantara.

Meski begitu, gesekan antar para pendukung pasca Pemiluka perlu diantisipasi. Untuk itu, Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe meminta agar semua Pasangan Calon (Paslon) dan para pendukung dari masing-masing Paslon untuk menahan diri dan menerima dengan lapang dada atas apapun hasilnya nanti.

“Publik tentu berharap Pemilukada serentak ini berjalan damai dan aman, tapi juga perlu antisipasi gesekan pasca perhitungan suara, untuk itu para Paslon dan tim sukses juga pendukung harus mampu menahan diri dan harus lapang dada menerima hasil Pemilukada,” kata Ramses kepada MONITOR di Jakarta, Rabu (27/6).

Menurutnya, yang menjadi pemicu dari gesekan itu disebabkan karena adanya ketidakpuasan atas hasil dari perhitungan suara. Pasalnya, dikatakan olehnya bahwa semua masing- masing Paslon dan pendukung mengharapkan suatu kemenangan dan menjadi harga mati dalam Pilkada.

“Bisa terjadi gesekan, potensi-potensi seperti itu bisa saja sebab semua paslon dan pendukungnya ingin menang,” ujar Ramses.

Ia menambahkan, bahwa pada sebenarnya maksud dari Pemilukada ialah bertujuan untuk memilih calon pemimpin dan sekaligus sebagai sarana memperkuat kedewasaan politik dalam demokrasi di Indonesia.

“Untuk itu semua pihak harus sportif dan menghormati hasil Pemilukada demi kebaikan bangsa dan negara,” tandas Dosen Universitas Mercu Buana Jakarta ini.

Recent Posts

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

2 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

3 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

3 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

4 jam yang lalu

Redam Energi Kemarahan Massa, Pemerintah Diminta Lebih Aktif Libatkan Tokoh Agama

MONITOR, Jakarta - Mantan Aktivis 98, Arif Mirdjaja mengimbau agar pemerintah lebih aktif lagi melibatkan…

5 jam yang lalu

Kemenag Tunda MHQ Internasional Penyandang Disabilitas Netra 2025

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) bersama…

6 jam yang lalu