POLITIK

Prabowo Kembali Soroti Utang Negara

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai kondisi kebijakan utang yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah sangat mengkhawatirkan yang akan berdampak pada kondisi perekonomian nasional kedepannya nanti.

Ia mengatakan jika kebijakan utang tidak pada tataran pemerintah pusat saja, melainkan juga dilakukan pada lembaga keuangan bahkan perusahaan plat merah .

“Utang-utang kita sudah sangat membahayakan. Selain utang pemerintah, ada utang lembaga-lembaga keuangan milik pemerintah dan utang-utang BUMN. Dan, kalau dijumlahkan sungguh sangat besar,” kata Prabowo disela-sela pertemuannya dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Kediaman Dinas, Widya Chandra, Senin (25/6).

Mantan Danjen Kopassus itu menerangkan, saat ini utang pemerintah memang sebesar Rp 4.000 triliun, tapi ada utang BUMN ditambah mencapai Rp 600 triliun. Ditambah lagi, sambung dia, utang lembaga keuangan publik sebeaar Rp 3850 triliun.

“Kalau kita jumlahi, ya hampir Rp 9.000 triliun. Makanya (data lembaga Moody’s yang jadi sumber rujukan berita Bloomberg)
Moody’s mengatakan (kondisi utang Indonesia ) bahaya,” pungkas jenderal bintang tiga tersebut.

Sempat diberitakan sebelumnya, mengutip Moody’s Investors Service, Senin (25/6/2018), lembaga rating ini memang mengeluarkan riset untuk menentukan rating Indonesia. Di dalamnya mencatat posisi external vulnerability index atau indeks kerentanan eksternal Indonesia sebesar 51%.

Indeks tersebut mengkalkulasi dari jumlah utang luar negeri (ULN) jangka pendek, utang jangka panjang jatuh tempo, dan total pemegang deposito non penduduk selama satu tahun dan kemudian dibagi dengan cadangan devisa. Data itu merupakan proyeksi untuk 2018.

Bloomberg pun mencatat, Indonesia di posisi kedua sebagai negara dengan tingkat kerentanan paling tinggi di Asia. Posisi pertama ada India dengan 74%.

Recent Posts

Longsor Ciater–Rawa Macek Tangsel, BPBD Lakukan Asesmen Cepat dan Alihkan Kendaraan Berat

Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani bencana longsor yang terjadi di…

14 menit yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Promosi Produk Lokal dalam ASEAN Plus Cadet Sail 2026 di Belawan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat promosi produk lokal…

3 jam yang lalu

Menaker Pastikan Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tekanan Global

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah bergerak cepat menjaga peluang kerja tetap terbuka…

3 jam yang lalu

Pertamina Apresiasi Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Bareskrim Polri…

4 jam yang lalu

Waspada Sabotase di Balik Peluang Gencatan Senjata AS–Iran

Oleh : Mahfuz Sidik Celah menuju gencatan senjata dalam konflik antara Donald Trump dan Iran…

4 jam yang lalu

Dukung Target Net Zero Emission 2060, Kemenperin Verifikasi Emisi GRK Sektor Ketenagalistrikan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat langkah strategis dalam mendukung pencapaian target Net Zero…

5 jam yang lalu