Ilustrasi pilkada (net)
MONITOR, Jakarta – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menggelar hasil survei terhadap lima pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada Pilkada serentak 2018 ini.
Direktur Eksekutive LKPI, Arifin Nur Cahyono menyebutkan jika Paslon Bursah- Parhan paling populer, dan paling dimintai warga untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Lahat.
“Tingkat Elektabilitas lima Paslon dari hasil survei Bursah Zarnubi – Parhan Berza meraih 29,9 dan persen 39,3 persen. Sementara Cik Ujang – Haryanto 10,4 persen dan 12,3 persen. Kemudian Nopran Marjani – Herliansyah 10,1 persen dan 16,3 persen. Disusul Purnawarman Kias – Rozi Adiansyah 4,2 persen dan 4,6 persen,” kata Arifin dalam keterangan tertulisnya di Selasa (12/6).
“Hapit Padli – Erlansyah Rumsyah 2,9 persen dan 3,2 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan 42,5 persen dan 24,3 persen,” tambahnya.
Dikatakan dia, dalam survei kali ini ada beberapa metode yang digunakan yakni dalam mengukur tingkat elektabilitas Paslon. Yakni, sambung dia, dengan menggunakan simulasi kartu dengan pertanyaan, “Jika Pilkada Digelar Hari Ini Siapakah yang Akan Dipilih”.
Dari hasil itu, kembali Paslon Bursah Zarnubi – Parhan Berza mendapat nilai tertinggi pada Januari yakni 37,7 persen dan meningkat pada survei bulan Mei 2018 sebesar 42,1 persen.
Kemudian diikuti dengan Paslon lainnya, seperti Cik Ujang- Haryanto 16,4 persen 17,3 persen, Nopran Marjani – Herliansyah 17,9 persen 18,2 persen Purnawarman Kias – Rozi Adiansyah 5,7 persen 4,6 persen, Hapit Padli Dan Erlansyah Rumsyah 4,9 persen 3,2 persen.
“Dan yang belum menentukan pilihan sebesar 17,4 persen dan 14,6 persen,” ujarnya.
Pun demikian kata dia, apabila tidak ada kejadian politik yang luar biasa di Kabupaten Lahat dalam kurun 1 bulan yang akan datang kemungkinan Paslon nomor urut 4 itu akan memenangkan perhelatan tersebut.
“Maka Pasangan nomor urut 4, Bursah Zarnubi-Parhan Berza berpotensi memimpin Kabupaten Lahat untuk 2018-2023,” simpulnya.
Sekedar diketahui, survei ini dilakukan Januari – Mei 2018 dengan melibatkan sekitar 1.659 masyarakat dari jumlah populasi DPT Kabupaten Lahat sebanyak 298.528 pemilih. Mereka tersebar secara proposional di 22 kecamatan di Kabupaten Lahat.
Survei ini juga menggunakan metode Multistage Random sampling. Adapun tingkat kepercayaan survei, 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,4 persen.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…