Ilustrasi pengguna tol menerapkan uang elektronik (net)
MONITOR, Jakarta – Belakangan muncul unggahan uang elektronik expired yang ditemukan di gerbang asal Jalan Tol yang dikelola PT Jasa Marga. Postingan ini viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Terkait hal ini, pihak Jasa Marga pun angkat bicara. Melalui keterangan AVP Corporate Communication Dwimawan Heru, Jasa Marga menegaskan tidak pernah memproduksi uang elektronik expired, atau bahkan sengaja memotong saldo uang elektronik tersebut.
“Kami memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol saat uang elektronik ditap di gerbang asal dan uang elektronik ditap di gerbang tujuan semata untuk evaluasi operasional kami,” ujar Heru, dalam keterangan yang diterima MONITOR, Selasa (11/6).
Heru menambahkan, pihaknya juga tidak pernah menerapkan denda atau sanksi atas kejadian tersebut. Ia pun menegaskan, uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual yaitu ditransaksikan melalui petugas Jasa Marga di luar Gardu Tol Otomatis (GTO) dengan menggunakan mesin EDC.
“Dengan demikian pengguna jalan tol dapat menggunakan uang elektronik yang sama dan kami tegaskan pengguna jalan tol bebas menggunakan kartu, dalam batas wajar, tanpa kekhawatiran uang elektroniknya menjadi expired,” tegasnya.
MONITOR - Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) menggelar Pidato Kesusastraan HISKI 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Sastra…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah terus…
MONITOR, Jakarta - Penyedap rasa adalah kunci kelezatan masakan. Dalam perdebatan kuliner modern, nama MSG…
MONITOR, Natuna - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau mengawal ekspor perdana ikan…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri manufaktur karena merupakan penggerak dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di…