Categories: BUMNEKONOMI

Ini Target Pertamina Hadapi Arus Mudik Lebaran 2018

MONITOR, Jakarta – Jelang arus mudik yang diperkirakan jatuh pada tanggal 9-10 Juni 2018, PT Pertamina (Persero) mengaku telah menyiapkan segala kebutuhan stok BBM dan fasilitas bagi para pemudik.

Mudik kali ini, Pertamina mengemasnya dalam tiga program yaitu Pertamina Melayani, Berbagi dan Edukasi. Hal demikian dipaparkan Vice Presiden Corporate Communication Adiatma Sardjito saat buka puasa bersama puluhan awak media, Kamis (7/6).

“Pada mudik kali ini, Pertamina tentu belajar dari tahun-tahun sebelumnya, dimana tahun 2016 lalu ada insiden yang tidak menyenangkan yaitu pemudik meninggal di jalur Brexit. Lalu 2017 kita perbaiki itu, dan 2018 ini kita perbaiki lagi. Nah mudah-mudahan tahun ini lebih baik dari tahun lalu,” ucap Adiatma di Hotel Pullman Jakarta.

Vice Presiden Corporate Communication Adiatma Sardjito menjelaskan paparan soal program Pertamina di Lebaran 2018 (dok: Tsani Monitor)

Bahkan Adiatma menyatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang hingga kecelakaan lalu lintas.

“Dan target waktu kita rapat di kepolisian kemarin, jumlah kecelakaan itu harus mengecil. Karena kecelakaan ini paling banyak dialami oleh pengendara sepeda motor di tahun lalu,” jelasnya.

Mengenai tiga program yang disiapkan Pertamina selama Ramadhan dan lebaran Idul Fitri 2018, Adiatma mengatakan bahwa program tersebut tak jauh-jauh dari penyediaan stok BBM. Akan tetapi, dikatakannya, ragam dan kemasannya lebih inovatif.

Pertamina siapkan stok BBM pada Ramadhan dan arus mudik lebaran 2018 (dok: Tsani Monitor)

“Pertamina ini berusaha melayani kebutuhan stok BBM, ini sudah kita siapkan dari tiga bulan lalu. Karena stok ini gak bisa mendadak ya ditimbun. Harus disiapkan dari lama mulai proses penimbunan, trus kita menyiapkan dari kilangnya dan transportasi hingga didistribusikan di terminal,” paparnya.

Adiatma menyadari, kebutuhan BBM akan meningkat saat arus mudik nanti, dimana terjadi lonjakan volume pemudik sehingga dibutuhkan sejumlah alternatif untuk memenuhi kebutuhan konsumen BBM.

“Perkiraan kita akan meningkatkan beberapa persen, karena ada juga jalan tol yang juga panjang, ada juga jalur fungsional yang belum selesai tapi nanti digunakan sebagai jalur arus mudik. Kita sudah koordinasikan ini semua kepada kepolisian. Apalagi ada titik-titik yang menjadi kemacetan yaitu Pemalang, Gandul, Semarang, Ngaprak dan Kartasura,” terangnya.

Recent Posts

Gerlar Aksi, PERINDRA Tuntut Kejagung Tegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

MONITOR, Jakarta – Aktivis pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia Raya (PERINDRA) melakukan aksi unjuk…

2 jam yang lalu

Perkuat Pelayanan Jalan Tol, JTT Optimalkan Penyelesaian Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol

MONITOR, Surabaya – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan…

5 jam yang lalu

Kebijakan Strategis Pemerintah Topang Kenaikan PMI Manufaktur Nasional

MONITOR, Jakarta - Sektor industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dan memasuki zona ekspansi…

6 jam yang lalu

Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi, Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

MONITOR, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama…

8 jam yang lalu

Waka Komisi X DPR Minta Putusan MK Soal Anggaran MBG Dilakukan Mulai 2027

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi MY Esti Wijayati meminta Pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah…

9 jam yang lalu

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka

MONITOR, Jakarta - Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis…

12 jam yang lalu