HUMANIORA

Menteri Yohanna sarankan Via Vallen lapor ke Polisi

MONITOR, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohanna Yembise angkat bicara mengenai dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh pedangdut Via Vallen. Yohanna pun menyarankan agar Via melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

“Harus dilaporkan, karena UU sudah ada. Perempuan sekarang diperhitungkan dilindungi oleh negara, Hak Asasi perempuan ada yang harus dijaga. Dan mereka berhak untuk melapor,” kata Yohanna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/6).

Ia menuturkan, kaum laki-laki seharusnya menjaga harkat dan martabat seorang perempuan. Sebagai seorang perempuan, Yohanna menuturkan, dirinya pun akan bereaksi yang sama dengan Via jika mengalami hal serupa.

“Yang namanya perempuan mempunyai harga diri, harga martabat memang dijaga. Jadi ini merupakan pelecehan martabat perempuan, itu saja. Saya juga kalau didapat seperti itu kan pasti saya marah,” tuturnya.

Ia kemudian mengimbau agar siapapun, khususnya wanita dan anak-anak, yang mengalami kejadian serupa. “Yang jelas saya mengimbau ke kaum perempuan untuk melaporkan bila mana ada sesuatu masalah, atau sesuatu kekerasan yang terjadi terhadap mereka,” ujar Yohanna.

Yohana juga mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak-anak. Salah satunya dengan mengkampanyekan anti kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan dan anak oleh organisasi dunia PBB.

“Sekarang kan kampanye laki-laki terhadap perempuan sudah ada itu saja, kampanye global, kampanye PBB, Indonesia sudah mulai kampanyekan ini kemana-mana, agar laki-laki juga menghormati harkat dan martabat perempuan,” pungkasnya.

Recent Posts

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

5 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

7 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

7 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

7 jam yang lalu

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

10 jam yang lalu