MONITOR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyinggung soal pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno yang secara terang-terangan berani mengkritik Presiden Jokowi.
Menurut Tjahjo, gubernur dan wakilnya adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Dan yang melantik mereka adalah Presiden. Jadi tidak etis, jika ada seorang gubernur atau wakil gubernur secara terbuka mengkritik atau menyerang presiden
“Kan enggak etis. Kalau mau ada saran kritik ya lewat kementerian yang terkait,” katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono mengatakan apakah Sandiaga Uno akan diberi sanksi, semuanya harus dilihat dalam konteks pembinaan dan pengawasan.
“Dalam konteks pembinaan pengawasan pemerintahan pusat dan provinsi, dalam hal gubernur ada kesalahan ucap atau kekurangan itu sifatnya pembinaan,” kata Sumarsono yang juga merupakan Plt. Gunernur DKI Jakarta itu, di Jakarta, Rabu (6/6).
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini…
MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…
MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…
MONITOR, Jakarta - Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak…
MONITOR, Jakarta - Pada hari Rabu, 02 April 2025 atau H+1 Idulfitri 1446H, Jasamarga Metropolitan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal…