MONITOR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyinggung soal pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno yang secara terang-terangan berani mengkritik Presiden Jokowi.
Menurut Tjahjo, gubernur dan wakilnya adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Dan yang melantik mereka adalah Presiden. Jadi tidak etis, jika ada seorang gubernur atau wakil gubernur secara terbuka mengkritik atau menyerang presiden
“Kan enggak etis. Kalau mau ada saran kritik ya lewat kementerian yang terkait,” katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono mengatakan apakah Sandiaga Uno akan diberi sanksi, semuanya harus dilihat dalam konteks pembinaan dan pengawasan.
“Dalam konteks pembinaan pengawasan pemerintahan pusat dan provinsi, dalam hal gubernur ada kesalahan ucap atau kekurangan itu sifatnya pembinaan,” kata Sumarsono yang juga merupakan Plt. Gunernur DKI Jakarta itu, di Jakarta, Rabu (6/6).
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan safari ke sejumlah pesantren di Jawa Timur.…
MONITOR, Jakarta - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memastikan proses pemulangan jemaah umrah…
MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, memaparkan lima arah kebijakan…
MONITOR, Jakarta - Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran semakin memicu…
MONITOR, Lumajang - Momen Ramadhan 1447 H, kolaborasi lintas sektor antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…