Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah (dok: kompas)
MONITOR, Jakarta – Belakangan ramai isu pelecehan seksual terhadap pedangdut Via Vallen oleh oknum pesepak bola tanah air yang tengah naik daun. Kabar ini semakin menyebar luas setelah muncul pengakuan Via melalui jejaring media sosialnya.
Oleh netizen, sebagian prihatin dan mendukung sikap Via Vallen, namun sebagian lainnya justru membully pedangdut asal Sidoarjo itu.
Kasus ini pun tak luput dari pantauan Anang Hermansyah, anggota Komisi X DPR RI. Anang merespon baik. Ia mengaku mendukung penuh langkah Via Vallen kepasa oknum yang berbuat asusila terhadapnya.
“Kita harus mendukung langkah Via Vallen yang membuka tindakan tidak patut oleh siapapun terhadap perempuan,” ujar Anang Hermansyah, dalam keterangan yang diterima MONITOR, Rabu (6/6).
“Bila perlu, bawa masalah tersebut ke ranah hukum. Tindakan orang tersebut telah merendahkan perempuan dan profesi pekerja seni. Ini harus kita lawan bersama-sama,” tanbahnya.
Dalam polemik ini, Musisi asal Jember ini menggarisbawahi bahwa keberadaan pekerja asing yang bekerja di Indonesia, selain wajib menguasai bahasa Indonesia, juga harus faham kultur Indonesia, budaya ketimuran soal etika.
Terkait tindakan sang oknum, Anang menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan PSSI. Kendati demikian, ia meminta agar pelaku diberikan sanksi agar jera atas tindakannya.
“Saya menyerahkan sepenuhnya ke PSSI untuk bersikap. Jika menggunakan perspektif perlindungan perempuan, tindakan oknum tersbut semestinya harus mendapat sanksi. Ini sebagai wujud komitmen negara memberi perlindungan kepada perempuan,” tegas Anang.
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…
MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…
MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…