NASIONAL

Cium Tangan SBY, Gatot Minta Restu Nyapres?

MONITOR, Jakarta – Foto mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mencium tangan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sebuah acara buka puasa bersama, menjadi buah bibir masyarakat. Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Mercubuana Ramses Lalongkoe pun mencoba menafsirkan ekspresi Gatot yang tertangkap jepretan kamera itu.

Ramses menuturkan, Gatot hendak meraup simpati Partai Demokrat melalui SBY sebagai ketum. Menurutnya, gestur semacam itu kurang bagus di dalam konteks politik.

“Nampaknya Gatot mau mendapat dukungan Demokrat lewat SBY sehingga dia mencium tangan SBY. Kalau dalam konteks politik, sepertinya nggak cukup bagus Gatot harus nyium tangan SBY. Seolah-olah Gatot benar-benar ambisius mendapatkan tiket capres,” kata Ramses saat dihubungi MONITOR, Senin (4/6).

Ramses kemudian menegaskan bahwa ciuman tangan Gatot terhadap SBY jelas menunjukkan ambisi untuk diusung. Padahal, Ramses berpandangan, keinginan untuk nyapres sejatinya adalah menjual ide dan gagasan, bukan dengan meminta-minta.

“Sepertinya demikian (memperlihatkan ambisi Gatot untuk nyapres). Sebab capres itukan jual gagasan, jual ide, jual konsep. Bukan dengan meminta-minta,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Gatot memiliki peluang untuk dijadikan calon alternatif dari Demokrat. Namun, dikatakan oleh Ramses, jika Gatot benar menjadi calon alternatif, Demokrat perlu meyakinkan partai lain.

“Bisa jadi Gatot alternatif Demokrat. Tapi mereka harus mampu yakinkan partai lain juga,” tuturnya.

Recent Posts

Kementerian, TNI, dan Polri Kumpul Bahas Penguatan Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…

4 jam yang lalu

Kemenhaj Wajibkan Petugas Haji Isi Penilaian Kinerja Harian

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…

8 jam yang lalu

Koalisi Sipil Kecam Komitmen Rp16,7 T ke Board of Peace: Pemborosan Serius dan Tidak Masuk Akal

MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…

8 jam yang lalu

Izzuddin Syarif Siap Nahkodai GP Ansor Lumajang

MONITOR, Lumajang - Dinamika menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang kian…

10 jam yang lalu

Karbon Biru jadi Kunci Indonesia Emas, Prof. Rokhmin: Terancam Gagal Tanpa Tata Kelola Kuat

MONITOR, Jakarta - Potensi karbon biru (blue carbon) Indonesia dinilai sebagai salah satu aset strategis…

10 jam yang lalu

Pemerintah: Perkawinan Anak Adalah Tindak Pidana Kekerasan Seksual!

MONITOR, Jakarta - Praktik perkawinan anak telah dikategorikan sebagai tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur…

14 jam yang lalu