EKONOMI

Utang Luar Negeri Naik, Ekonom Optimis Pemerintah Mampu Bayar

MONITOR, Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat utang pemerintah per April 2018 telah mencapai Rp 4.180,6 triliun atau naik Rp 44 triliun 1,06% jika dibandingkan pada bulan sebelumnya yang sebesar Rp 4.136 triliun.

Dengan jumlah  tersebut  maka rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) tercatat 29%. Angka ini masih jauh dari batas yang dietapkan dalam UU yakni sebesar 60% terhadap PDB.

Sementara pemerintah memiliki batas pembayaran utang hingga Mei ini sebesar Rp68,73 triliun. Meski demikian, di tengah gejolak ketidakpastian perkembangan global pemerintah memastikan akan tetap disiplin dalam membayar utang.

Senada dengan itu, Ekonom INDEF Eko Listianto beranggapan, pembayaran bunga utang tersebut sangat mungkin dapat terealisasi, karena ketepatan waktu dan jumlah pembayaran bunga utang merupakan hal yang penting untuk menjaga kredibilitas negara, dan tentu saja pembayaran bunga utang tersebut sudah direncanakan.

”Dengan posisi investment grade saat ini sangat penting bagi pemerintah untuk menjaga komitmen pembayaran utang agar kredibilitas terjaga dan kepercayaan investor tidak pudar” tutupnya pada MONITOR, Kamis (31/5).

Sementara itu, Yustinus Prastowo, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis, mengatakan mengenai utang negara adalah keputusan politik antara Presiden dan DPR, dan dituangkan dalam UU APBN.

Dalam tiga tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, manajemen utang memperlihatkan kondisi yang semakin baik, ditandai dengan dua hal, yaitu beban bunga menunjukkan trend yang menurun sementara risiko portofolio utang membaik dan terkendali.

“Ukurannya rasio pembayaran bunga utang terhadap jumlah utang rata-rata yang semakin menurun, dari 5,1 persen pada tahun 2014 menjadi 4,7 persen pada akhir tahun 2016. Kondisi ini lebih baik dibandingkan negara-negara peers dengan peringkat kredit yang setara, seperti Brazil, Mexico, Turki, dan Mesir,” kata Yustinus.

Recent Posts

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menugaskan pengawas ketenagakerjaan berkoordinasi dan mengawal pelaksanaan kesepakatan…

6 jam yang lalu

Kapolda Banten Ajak Ulama dan Santri Perkuat Sinergi Jaga Kedamaian

MONITOR, Lebak – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., mengajak kalangan ulama,…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

17 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

18 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

2 hari yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 hari yang lalu