SULAWESI

Petani Marica Luwu Timur Harapkan Prof Nurdin Abdullah Jadi Gubernur

MONITOR, Luwu Timur – Sejumlah petani marica di lima desa seberang Danau Towuti Luwu Tomur mengharpkan Prof HM Nurdin Abdullah menjadi Gubernur Sulsel.

Mereka menaruh harapan besar kepada Prof HM Nurdin Abdullah karena diyakini memiliki jaringan pasar dan jaringan lembaga keuangan.

Prof Nurdin Abdullah bersama petani Merica Luwu Timur (Foto: Istimewa)

Dalam forum pertemuan kampanye dialogis di Desa Rante Angin, Selasa 30 Mei 2018, para petani Marica ini menjelaskan tentang harga komoditi andalan mereka yang terus merosot.

“Dua tahun lalu harga marica cukup bagus. Senanyak 150 (rupiah) per kilogram. Sekarang sisa 45 rupiah per kilogram,” jelas Ilham.

Prof Nurdin Abdullah saat berbincang dengan masyarakat Luwu Timur (Foto: Istimewa)

Menurut Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah, pasar dunia mengalami kekurangan pasokan marica.

Fluktuasi harga, katanya, hanya terjadi di tingkat petani. Karena itu, jelas Bupati Bantaeng dua periode dengan segudang prestasi Prof HM Nurdin Abdullah, yang harus memperhatikan dan lindungi petani.

“Pemerintah harus hadir untuk melindungi petani. Pemerintah harus membuka jaringan pasar. Kalau harga pasar turun, harus ada solusi dari pemerintah. Ada wadah seperti resi gudang,” jelas Prof HM Nurdin Abdullah disambut pekik, “Hidup gubernurku!”

Recent Posts

Napi Koruptor Ngopi di Kafe, Waka Komisi XIII DPR Curiga Petugas Lapas Disuap

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyoroti viral narapidana…

6 jam yang lalu

Harga Plastik Melonjak, DPR Imbau Masyarakat Biasakan Bawa Kantong Belanja dan Perkuat Sistem Bank Sampah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengajak masyarakat untuk melihat fenomena…

6 jam yang lalu

Hari Gizi Nasional ke-66, Pemkot Tangsel Targetkan Stunting Turun ke 7 Persen

MONITOR, Tangerang Selatan – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan pentingnya sinergi lintas…

10 jam yang lalu

LSAK Soroti Pelaporan terhadap KPK, Dinilai Tak Relevan dan Berpotensi Kaburkan Kasus Korupsi Bea Cukai

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai pelaporan terhadap juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi…

10 jam yang lalu

Kementan Dukung Jateng Tancap Gas Investasi Susu

MONITOR, Semarang – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat investasi peternakan sapi perah untuk meningkatkan…

16 jam yang lalu

Jasa Marga Perpanjang Deadline Lomba Jurnalistik 2026 hingga 30 April, Hadiah Ratusan Juta Menanti

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi memperpanjang batas waktu penyerahan karya dalam Lomba…

16 jam yang lalu