EKONOMI

Menaker: Peranan Swasta Investasi SDM di Indonesia Masih Kecil

MONITOR, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mendorong peran aktif atau partisipasi swasta dalam melakukan investasi SDM, salah satunya melalui program pemagangan, yaitu peluang bagi angkatan kerja agar memperoleh keterampilan untuk meningkatkan kompetensi dengan proses belajar langsung terjun ke industri.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri mengungkapkan, hingga saat ini peranan swasta dalam meningkatkan tenaga kerja baik melalui program pelatihan maupun pemagangan masih sangat kecil. Hal itu bisa dilihat dari jumlah tenaga profesional di Indonesia hanya 5%, masih jauh di bawah Malaysia yang mencapai 20%.

“Mayoritas angkatan kerja kita ini low skill dan masih di bawah sehingga kita harus lift up, untuk itulah peran swasta saya dorong betul karena di Eropa, mostly 70% investasi SDM itu oleh swasta,” ujar Hanif saat menerima Sumber Daya Rasuli (SUDARA) di ruang kerjanya, Jumat (28/5).

Hanif menegaskan, pemagangan tersebut merupakan bagian dari sistem pelatihan nasional dan pendidikan nasional. Hal itu, karena dalam proses magang ada keahlian tertentu yang diajarkan pada peserta untuk memperoleh keterampilan, alih teknologi, dan berbagai keterampilan.

“Saya kira SUDARA bisa berperan agar investasi SDM kita semakin ramai. Kita ramaikan bonus demografi tahun 2030, dimana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan usia muda dan lanjut usia,” kata Hanif.

Tidak hanya itu, Hanif juga mengajak kalangan atau pihak swasta agar mendukung sertifikasi profesi secara terpadu bagi pekerja Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Kordinator SUDARA, Joseph Mulyono mengatakan bahwa ia siap bekerja sama dengan melakukan nota kesepahaman dalam konteks pemagangan tersebut.

“Dalam konteks, tenaga kerja yang kompeten adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Pemerintah melainkan juga swasta. Kami pun siap menjadi partner bila diperlukan masukan dalam konteks pengembangan SDM,” ujar Joseph.

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

7 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

10 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

11 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

13 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

14 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

15 jam yang lalu