MONITOR, Jakarta – Komitmen Pertamina untuk mendengarkan pengaduan masyarakat diwujudkan melalui Contact Pertamina 1 500 000. Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan pelayanan Contact Pertamina 1 500 000 pada saat masa Ramadhan-Idul Fitri (RAFI) 2018.
Direktur Pemasaran Retail Mas’ud Khamid mengunjungi Tim Contact Pertamina 1 500 000 di Jl. Abdul Muis No. 52–56 A, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta.
Di hadapan agen Contact Pertamina, Mas’ud Khamid menegaskan bahwa memasuki bulan Ramadan, pertamina akan meningkatkan pelayanan di berbagai lini untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Oleh karena itu, ia juga meminta jajaran Contact Pertamina meningkatkan kinerjanya.
“Sebagai garda terdepan dalam bidang customer care, Contact Pertamina harus mampu memberikan pelayanan terbaik dengan cara cepat merespon setiap pertanyaan, keluhan, maupun laporan dari konsumen melalui saluran komunikasi yang kita punya,” ujar Mas’ud, Minggu (27/5).
Ia juga menegaskan, Contact Pertamina harus proaktif dalam menjalankan perannya.
“Contac center ini adalah peluang bagi perusahaan untuk mengedukasi konsumen terutama tentang produk berkualitas yang menjadi unggulan Pertamina,” ujarnya.
Di akhir kunjungan, ia kembali berpesan, Contact Pertamina 1 500 000 harus all out dalam menjalankan tugasnya sebagai bagian dari Satgas Pertamina selama Ramadan dan Idul Fitri 2018 ini.
MONITOR, Pelalawan — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci…
MONITOR, Halmahera Timur - Harapan warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, untuk…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan perusahaan industri dalam…
MONITOR, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas…
MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Pers Hendardi, mengkritik pelibatan Bintara Pembina Desa…