MONITOR, Jakarta – Bisnis Jamkrindo Syariah makin tumbuh subur. Anak perusahaan Perum Jamkrindo ini optimis bisa melanjutkan kinerja positif di tahun ini. Perseroan ini memproyeksikan volume penjaminan di tahun 2018 bisa mencapai Rp 13,5 triliun.
Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabowo mengatakan, sepanjang tahun lalu perusahaannya menutup volume penjaminan sebesar Rp 12,2 triliun. Dengan demikian, Jamkrindo Syariah membidik kenaikan sebesar 10,65% secara year on year (yoy).
Sementara, di akhir kuartal I-2018, Gatot menyebut volume penjaminan telah mencapai Rp 3,4 triliun.
“Kami masih optimistis di tahun ini masih banyak potensi mitra untuk kerjasama. Industri keuangan syariah ini masih sangat luas,” kata Gatot pada diskusi di Jakarta, belum lama ini.
Adapun sampai tahun 2017, Jamkrindo Syariah memiliki total aset Rp 469 miliar. Nominal tersebut tumbuh signifikan sebesar 132% jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2016.
Untuk mendongkrak kinerja, selain meningkatkan bisnis dari mitra eksisting sebelumnya, Jamkrindo Syariah masih akan gencar menggaet mitra baru industri keuangan syariah untuk menjalin kesepakatan bisnis.
Salah satunya Jamkrindo Syariah bekerjasama dengan PT Radana Bhaskara Finance Tbk untuk menjamin kredit bisnis yang disalurkan oleh Radana seperti pembiayaan investasi, multiguna dan modal kerja yang akan berlangsung selama dua tahun.
“Saya belum bisa menyebutkan kerjasama yang baru. Tapi, pasar yang akan kita sasar ke depan masih dari industri syariah baik perbankan, maupun non bank syariah,” ujar Gatot.
MONITOR, Jakarta - Menjadi petugas haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga amanah besar yang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) secara…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama meluncurkan program Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M. Program ini…
MONITOR, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui laporan Komisi VIII DPR…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM)…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama ingin jaminan produk halal (JPH) tidak hanya berorientasi pada sertifikasi…