DAERAH

Pembangkit EBT Hadir, 2.710 KK di Sumatera Barat Kini Bisa Nikmati Listrik

MONITOR, Sumatera Barat – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar telah meresmikan 20 Pembangkit Listrik Tenaga Energi Baru Terbarukan (PLT EBT) yang terdiri dari 17 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terpadu (PLTS) dan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat.

Peresmian ini menambah kapasitas listrik di Sumatera Barat sebesar 955 kilo Watt (kW) yang mengaliri listruk bagi 2.710 Kepala Keluarga (KK).

Saat ditemui di lokasi peresmian yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Arcandra menjelaskan, pengembangan EBT dalam suatu daerah harus disesuaikan dengan potensi yang paling mumpuni di daerah tersebut.

“Energi terbarukan itu local wisdom, apa energi yang paling memungkinkan efisien yang dikembangkan di suatu daerah, yang mana yang cukup salah satunya panas bumi, ada juga PLTA, kita punya banyak, PLTMH, juga ada sungai sungai kecil,bisa dibawah 1 MW, itu juga bisa dikembangkan”, papar Arcandra.

Arcandra menuturkan, dengan penambahan kapasitas ini ia berharap agar pembangkit listrik yang diresmikan tersebut dapat mendorong kegiatan-kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadi acuan investor PLT Energi Terbarukan lainnya untuk membangun energi listrik di Provinsi Sumatera Barat.

Pada akhir tahun 2017, tercatat Rasio Elektrifikasi Provinsi Sumatera Barat tercatat sebesar 89,15%.

PLT EBT yang diresmikan merupakan hasil kegiatan Kementerian ESDM pada Tahun Anggaran 2016-2017 dengan total nilai aset sebesar Rp 57 Miliar, dengan rincian sebagai berikut:

a. Kabupaten Pasaman: 2 Unit PLTMH dengan total kapasitas 125 kW yang melistrik 277 KK;

b. Kabupaten Pasaman Barat: 1 Unit PLTMH dengan kapasitas 50 kW yang melistriki 155 KK;

c. Kabupaten Kepulauan Mentawai: 15 Unit PLTS Terpusat dengan total kapasitas 700 kW yang melistrik 2.033 KK;

d. Kabupaten Solok: 1 Unit PLTMH dengan kapasitas 50 kW yang melistriki 163 KK;

e. Kabupaten Solok Selatan: 1 Unit PLTS Terpusat dengan kapasitas 30 kW yang melistriki 82 KK.

Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE sepanjang tahun 2011-2017 telah melaksanakan pembangunan infrastruktur sebanyak tidak kurang dari 700 unit, dimana lebih dari separuh diantaranya merupakan pembangkit listrik tenaga energi terbarukan.

Pembangunan infrastruktur EBT ini ditujukan kepada masyarakat yang berada di wilayah 4T yaitu terpencil, tertinggal, terdepan dan terluar yang sangat sulit dijangkau oleh jaringan listrik PT PLN dan secara keekonomian tidak menguntungkan.

Recent Posts

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli: Perbedaan Adalah Kekuatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Doa lintas agama dalam pembukaan konser Andrea Bocelli di JIExpo, Jakarta, dinilai…

9 jam yang lalu

Kemnaker dan PT IWIP Jalin Kerja Sama Perkuat Kompetensi SDM Pengolahan Logam Berat

MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…

23 jam yang lalu

Sekjen Kemenag: Khairu Ummah Harus Diwujudkan melalui Aksi Nyata dan Kolaborasi Negara MABIMS

MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…

23 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan BEI Buka Akses Pasar Modal bagi Usaha Menengah Lewat Go Public Academy

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bursa Efek Indonesia…

1 hari yang lalu

UIN Jakarta Dukung Diplomasi Keislaman Kawasan melalui Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

MONITOR, Jakarta— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Kertas Tema dalam rangka…

1 hari yang lalu

Indonesia Tuan Rumah SOM MABIMS ke-50, Menag Ajak Empat Negara Bangun Masyarakat Islam Berkeadaban

MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…

2 hari yang lalu