BERITA

Tol BORR Seksi Kedung Badak-Simpang Yasmin Siap Beroperasi

MONITOR, Jakarta – Berdasarkan Sertifikat Laik Operasi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. JL.10.10-Db/542 tanggal 18 Mei 2018, Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB (Kedung Badak-Simpang Yasmin) dinyatakan laik operasi dan dapat dioperasikan sebagai jalan tol.

Surat Laik Operasi yang dikeluarkan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR tersebut menyusul Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan No. AJ.005/2/5/DJPD/2018 tanggal 16 Mei 2018 perihal Laik Fungsi Jalan Tol BORR Seksi IIB, dan Surat Menteri PUPR No. JB.02.02-Mn/503 tanggal 16 April 2018 tentang Rekomendasi Persetujuan Laik Fungsi Jembatan pada Ruas Jalan Tol BORR Seksi IIB.

Sebelum pengoperasian dengan pemberlakuan tarif, PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang sebelumnya telah mengelola ruas jalan tol Bogor Ring Road seksi I dan IIA, dapat melakukan sosialisasi perihal pertambahan panjang jalan tol sepanjang 2,65 km dengan penyesuaian tarif.

Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo mengatakan bahwa dalam waktu dekat Jalan Tol BORR seksi IIB akan segera diresmikan. “Pembangunan Jalan Tol BORR seksi IIB dapat diselesaikan 70 hari lebih cepat dari rencana dengan menambah sumber daya tenaga kerja dan peralatan,” jelas Hendro dalam keterangan tertulis, Kamis (24/5).

Lebih lanjut, Hendro mengatakan jika sudah beroperasi nantinya, Jalan Tol BORR Seksi IIB dapat membantu Pemerintah Kota Bogor dalam menyelesaikan permasalahan kepadatan arus lalu lintas di jalan arteri.

“Dengan segera beroperasinya Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi IIB, Kedung Badak-Simpang Yasmin ini, diharapkan dapat membantu Pemkot Bogor menyelesaikan kepadatan di Jalan Soleh Iskandar, mempercepat waktu tempuh serta mengembangkan sentra bisnis baru di Bogor Barat,” harap Hendro.

Secara keseluruhan, Jalan Tol BORR dibagi menjadi empat seksi: Seksi I Ruas Sentul Selatan-Kedung Halang (3,85 Km) telah beroperasi sejak tahun Nobember 2009, Seksi IIA Ruas Kedung Halang-Kedung Badak (1,95 Km) telah beroperasi sejak Mei 2014, Seksi IIB Ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin (2,65 Km), dan Seksi III meliputi Ruas Simpang Yasmin-Salabenda (4,6 Km).

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

14 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu