BERITA

Usai Idul Fitri, Sandi Janji Sulap Tanah Abang Melebihi Grand Bazaar Turki

MONITOR, Jakarta- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan melakukan penataan Tanah Abang usai Hari Raya Idul Fitri atau lebaran nanti. Dalam penataan Tanah Abang ini, pihak Pemprov DKI akan membuat pusat perbelanjaan lebih besar dari pada Grand Bazar Turki.

“Kalau dilihat, dari segi site-nya saja lebih besar (dari Grand Bazaar) dan dari segi modal transportasinya, lebih banyak yang bersinggungan baik yang MRT, LRT, maupun Trans Jakarta dan juga Commuter. Kebetulan di pinggir badan air, itu juga nanti akan ada water front areanya juga di sana,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Jakarta Pusat, Senin (21/5).

Menurutnya, penataan kawasan Tanah Abang ini harus melibatkan multi entitas atau multi sektor. Baik di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti PT Kereta Api Indonesia, PD Pembangunan Sarana Jaya, Transjakarta, LRT dan MRT.

“Kita libatkan begitu banyak konsultan dan para pemegang lahan di seputar Tanah Abang. Juga kita libatkan Trans Jakarta, LRT, Jakpro. Kita libatkan juga MRT kemarin hadir, Dinas Perhubungan. Juga kita akan mengundang teman-teman dari Dirlantas. Juga kita pastikan juga PD Pasar Jaya karena ada (revitalisasi) Blok G,” katanya.

Dalam penataan Tanah Abang ini, pihaknya akan membangun sky bridge dari stasiun KRL ke Paar blok G hingga blok A. Pasar blok G sendiri akan direvitalisasi dengan konsep transit oriented development (TOD). Di atas pasar blok G ini akan dibuatkan hunian vertikal dan perhotelan untuk menunjang aktivitas pedagang dan pembeli di Tanah Abang.

“Insya Allah minggu depan sudah mulai terlihat langkah koordinasinya itu nanti kita akan sampaikan ke publik untuk mendapatkan masukan. Tetapi berita bagusnya, sky bridgenya akan bisa mulai dibangun setelah Lebaran. Jadi sekarang lagi mulai proses lelang, mudah-mudahan setelah lebaran, 2.5-3 bulan itu bisa mulai difungsikan,” ungkapnya

Recent Posts

Kementan Apresiasi GOPAN, Dorong Peternak Rakyat Jadi Bagian Kuat Ekosistem Perunggasan

MONITOR, Tanegrang — Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem perunggasan nasional dengan menempatkan peternak rakyat…

31 detik yang lalu

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

10 jam yang lalu

Ekoteologi Kampus PTKIN Terus Mendapat Pengakuan Nasional, Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…

13 jam yang lalu

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

18 jam yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

20 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

21 jam yang lalu