BERITA

Warga Ahmadiyah di Lombok Diserang, 7 Rumah Dirusak Massa

MONITOR, Lombok Timur- Belum juga reda duka akibat Teror Bom Mako Brimob dan Bom Surabaya, lagi-lagi aksi intoleransi kembali terjadi. Di tengah suasana Ramadhan sekelompok massa melakukan penyerangan, perusakan, hingga pengusiran warga kelompok Ahmadiyah di Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penyerangan dan perusakan rumah penduduk serta pengusiran terhadap tujuh kepala keluarga itu terjadi sejak Sabtu kemarin (19/5) sekitar pukul 11.00 Wita.

Sebanyak 24 penduduk Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat diusir oleh sekelompok massa.

Kejadian tersebut mengakibatkan enam rumah rusak beserta peralatan rumah tangga serta barang elektronik lainnya, bahkan empat sepeda motor juga dirusak.

Ke-24 warga kini telah dievakuasiWarga Ahmadiyah di Lombok Diserang, 24 Jamaah dan 7 Rumah Dirusak Massa oleh polisi ke Mapolres Lombok Timur pada pukul 13.00 Wita. Malam harinya pukul 21.00 Wita, terjadi kembali penyerangan dan perusakan rumah penduduk di lokasi yang sama, bahkan dihadapan aparat kepolisian yang mengakibatkan satu rumah pun hancur.

Pagi Minggu (20/5) pukul 06.30 Wita, terjadi kembali penyerangan dan perusakan rumah penduduk di lokasi yang sama dan mengakibatkan satu rumah penduduk hancur. Target penyerang adalah meratakan seluruh rumah penduduk komunitas Muslim Ahmadiyah dan mengusirnya dari Lombok Timur.

Aksi intoleransi tersebut telah terindikasi mulai Maret 2018 dan dipertegas oleh kejadian pada 9 Mei 2018 di desa yang berbeda, namun masih di Kabupaten Lombok Timur.

Hingga saat ini masih ada 24 orang yang diusir massa masih mengungsi di Mapolres Lombok Timur. Mereka masih menunggu hasil tindak lanjut dari kepolisian dan pemerintah setempat.

Recent Posts

Aksi Taruna Akademi TNI Bersihkan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang

MONITOR, Aceh Tamiang - Taruna Akademi TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda…

3 jam yang lalu

Kepala Barantin Bersama Mentan Tindak Tegas Pemasukan Beras Tanpa Dokumen Karantina

MONITOR, Karimun - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam kunjungan…

9 jam yang lalu

Menhaj Irfan Yusuf: Integritas ASN Fondasi Utama Layanan Haji

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya perubahan…

12 jam yang lalu

Tembus Rp270,9 Triliun, DKI Jakarta Kuasai Investasi Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai magnet utama investasi dalam negeri.…

15 jam yang lalu

Wujud Toleransi, 57 Siswa Kristen-Katolik Sekolah di MIN 3 Sumba Timur

MONITOR, Jakarta - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sumba Timur menjadi tempat belajar bersama bagi…

16 jam yang lalu

SETARA Institute: Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme Ancam Supremasi Sipil dan Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)…

17 jam yang lalu