SULAWESI

Prof Nurdin Abdullah Didaulat Jadi Tokoh Adat Toraja

MONITOR, Toraja – Prof HM Nurdin Abdullah dikukuhkan sebagai Tokoh Adat Toraja di Tongkonan Keluarga Pongtiku di Pangala, Rinding Allo, Kamis (18/5).

Tokoh Rinding Allo, Samuel Tambunan, menilai, Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah banyak bersentuhan dengan warga Toraja dan mengembangkan kehidupan yang toleran di Bantaeng.

Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah bersama tokoh adat Toraja (Foto: Istimewa)

Dijelaskan, pengukuhan Prof HM Nurdin Abdullah sebagai Tokoh Adat Toraja atas kesepakatan 300 orang tokoh dari enam kecamatan, meliputi Kecamatan Rinding Allo, Kecamatan Awan, Kecamatan Baruppu, Buntu Pepasan, Kapala Pitu, dan Kecamatan Denpina.

Penggagas acara Jufri Sambara Batong menilai, kesepakatan untuk mengangkat Prof Nurdin Abdullah sebagai Tokoh Adat Toraja karena Nurdin Abdullah sukses membangun Bantaeng.

Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah bersama tokoh adat Toraja (Foto: Istimewa)

“Saya ke Bantaeng beberapa tahun lalu tanpa sepengetahuan Prof (Nurdin Abdullah). Saya lihat Bantaeng maju pesat. Prof Nurdin Abdullah orang hebat,” katanya.

Prof HM Abdullah mengatakan, menjadi Tokoh Adat Totaja ini sangat berat karena harus mengimplementasikan nilai-nalai perjuangan Pahlawan Nasional Pongtiku.

Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan terima kasih kepada tokoh adat dari enam kecamatan di Rinding Allo dan sekitarnya yang telah sepakat mengangkatnya jadi Tokoh Masyarakat Toraja.

Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah bersama tokoh adat Toraja (Foto: Istimewa)

Samuel Tambunan meminta kepada warga di Rinding Allo agar berjuang bersama untuk memenangkan Prof HM Nurdin Abdullah dalam pemilihan Gubernur Sulsel 2018.

“Karena Prof HM Nurdin Abdullah sudah jadi orang Toraja, adalah kewajiban kita untuk berjuang memenangkan saudara kita Prof HM Nurdin Abdullah,” katanya.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

1 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

1 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

1 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

1 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu