NASIONAL

MPR: Penanggulangan Terorisme Butuh Payung Hukum

MONITOR, Jakarta – Rentetan sejumlah aksi penyerangan dalam bentuk teror belakangan sangat meresahkan masyarakat. Maka dari itu, TNI tengah menyiapkan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menanggulangi aksi terorisme.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan kalau pihaknya mendukung penuh segala bentuk upaya pemerintah dalam menanggulangi pemberantasan terorisme yang berlandaskan kepada payung hukum.

“Secara prinsip, segala upaya untuk memberantas terorisme kita dukung. Tapi tentu harus mempergunakan payung hukum yang cukup,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/5).

Menurutnya, payung hukum dinilai perlu untuk meminimalisir kesimpangsiuran atau penyalahgunaan wewenang terkait pemberantasan terorisme yang nantinya akan dilakukan penindakan oleh aparat penegak hukum.

“Supaya tidak menghadirkan kesimpangsiuran atau penggunanaan wewenang yang berlebihan sehingga akan menghadirkan problema terkait pemberantasan terorisme,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Dewan Majelis Syuro PKS ini juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pemberantasan tindakan terorisme termaktub dalam UU Pertahanan Negara Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Dikatakan, Hidayat keterlibatan TNI dalam UU tersebut telah dijelaskan, bahwa TNI jug terlibat dalam pemberantasan tindakan terorisme meskipun hanya berstatus Bawah Kendali Operasi (BKO).

“Bahwa kemudian pihak TNI bisa dilibatkan sudah ada di dalam UU Pertahanan Negara melalui prinsip BKO itu. Dimungkinkan kalau rekan-rekan polisi membutuhkan bantuan dari rekan-rekan TNI itu bisa dimintakan (untuk terlibat) dan itu legal,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo telah merestui pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menanggulangi terorisme. Koopssusgab akan berada di bawah komando Panglima TNI.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

4 jam yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

4 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

14 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

16 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

16 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

18 jam yang lalu