GAYA HIDUP

Menu Buka Puasa untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

MONITOR- Menu buka puasa untuk penderita diabetes tentunya harus membatasi konsumsi glukosa dan makanan manis yang berlebihan. Hindar berbuka puasa dengan makanan yang berat dan berlebihan, saat buka puasa konsumsi dua atau tiga porsi kecil saja untuk meminimalisasi risiko hiperglikemia dan lonjakan gula darah.

Datangnya Bulan Ramadhan selalu disambut dengan sukacita bagi mereka yang berkewajiban menjalankan ibadah puasa. Namun, rasa sukacita tersebut bisa saja ternoda bagi Anda yang sedang menderita diabetes dan ingin menjalankan puasa. Pasalnya, tidak semua menu buka puasa cocok untuk penderita diabetes dan aman dikonsumsi.

Seperti yang Anda ketahui, di satu sisi, penderita diabetes harus membatasi konsumsi glukosa dan makanan manis yang berlebihan. Sedangkan, di sisi lain menu buka puasa identik dengan makanan dan minuman yang serba manis. Membuat galau, bukan?

Tenang saja, dengan mengikuti sejumlah pilihan menu buka puasa untuk penderita diabetes berikut ini, ibadah puasa selama sebulan penuh dapat Anda jalani dengan tenang.

1. Kriteria menu buka puasa untuk penderita diabetes
Memang, menjalani ibadah puasa bagi Anda yang hidup dengan diabetes, memiliki resiko terkena kadar glukosa tinggi saat makan berbuka puasa, serta risiko terkena hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi dan dehidrasi tinggi setelah sahur dilakukan.

Hal yang perlu Anda ketahui jika memiliki diabetes dan ingin beribadah puasa adalah untuk tidak berbuka puasa dengan makanan yang berat dan berlebihan, agar terhindar dari risiko terkena hiperglikemia saat makan. Ketika buka puasa pun Anda dianjurkan untuk mengonsumsi dua atau tiga porsi kecil saja. Ini dapat membantu Anda untuk menghindari lonjakan gula darah.

2. Referensi menu buka puasa untuk penderita diabetes
Roti, Sereal atau Beras
Daging, Ayam, Ikan atau Kacang-kacangan
Susu, Laban atau Yogurt
Telur
Buah kurma
Buah lainnya dan Sayur-sayuran.

Selain dianjurkan di dalam agama, buah kurma terbukti memiliki khasiat baik bagi tubuh penderita diabetes karena kandungan glukosanya yang tidak membuat gula darah dalam tubuh naik terlalu cepat. Maka dari itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi segelas air putih, air kelapa, dan buah kurma sebanyak tiga sampai lima buah atau buah-buahan sebagai menu buka puasa.

3. Nah, untuk hidangan utamanya sendiri, Anda bisa coba pilihan menu berikut!

150 gram nasi merah (delapan sendok makan ),
Satu ekor ikan bakar ukuran sedang,
Dua potong tempe bacem,
Satu gelas sayur labu air,
Satu buah apel ukuran sedang.
Makanan lain yang akan menjaga kadar glukosa darah Anda tetap stabil selama bulan puasa, seperti roti pitta, chapati, dan semolina. Selalu ingat untuk makan dengan bijaksana dan sesuai porsinya, juga perbanyak meminum air putih.

4. Bagaimana membagi porsi makan penderita diabetes?
Harap agar selalu terus diingat, bahwa penderita diabetes harus membiasakan memiliki jadwal makan yang spesifik dan tepat waktu jika ingin melakukan ibadah puasa. Ketika sedang berpuasa, Anda hanya memiliki kesempatan mengisi nutrisi pada petang hingga pagi hari, sejak azan Magrib hingga azan Subuh berkumandang.

Jika masih bingung membagi porsi makan selama berpuasa, berikut contoh jadwal makan menu buka puasa untuk penderita diabetes yang bisa Anda coba.

Anda membutuhkan 50% kebutuhan energi dalam sehari. Sebelum melaksanakan ibadah shalat magrib, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan atau makanan segar dengan kadar 10%. Setelah melaksanakan shalat magrib, Anda bisa mengonsumsi makanan padat dengan porsi yang besar dengan kadar 30%. Lalu 10% sisanya bisa Anda penuhi dengan makanan kecil sesudah ibadah shalat tarawih.

Hal terpenting yang perlu Anda pastikan adalah untuk tidak makan berlebihan ketika buka puasa. Walaupun Anda telah mengikuti referensi menu buka puasa untuk penderita diabetes, tetap saja ada risiko peningkatan kadar gula darah jika Anda mengonsumsi makanan manis sebagai makanan pembuka.

Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah untuk mengonsumsi banyak air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Selamat mencoba!

Recent Posts

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden…

7 jam yang lalu

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas…

10 jam yang lalu

Soal Usul Pasien TBC Jadi Penerima MBG, Legislator Ingatkan Agar Ada Kajian Komprehensif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadimempertanyakan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian vaksin…

11 jam yang lalu

UIN Jakarta Tuan Rumah AIUA 2026: Mengintegrasikan Sains, Teknologi, dan Perdamaian dalam Pendidikan Tinggi Islam Global

MONITOR, ​Jakarta — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menjadi tuan rumah International Seminar and The…

11 jam yang lalu

Dugaan Permainan Politik Tingkat Tinggi, IPW Desak Kepastian Hukum Kasus Roy Suryo dan dr Tifa cs

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai terdapat sejumlah kejanggalan…

16 jam yang lalu

Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan…

17 jam yang lalu