MONITOR, Jakarta- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi dengan tegas mengutuk keras insiden yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua. Apalagi dalam peristiwa tersebut sampai merenggut korban jiwa beberapa petugas kepolisian.
Menurutnya, tindakan melawan aparat keamanan yang sedang melaksanakan tugas adalah salah satu tindakan kejahatan dan kriminal yang tidak bisa lagi untuk ditolerir. Kata dia, pelakunya harus diberikan ancaman hukuman yang seberat-beratnya.
Untuk itu, Zainut meminta kepada pihak kepolisian RI untuk bertindak cepat dan tegas mengatasi masalah tersebut sehingga pelakunya dapat segera diamankan agar tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak dan dapat memulihkan rasa aman kepada masyarakat.
MUI juga meminta kepada Polri untuk segera memberikan keterangan dan penjelasan terkait dengan peristiwa yang sebenarnya, sehingga dapat menepis berita hoax dari berbagai media sosial yang menjadi viral di masyarakat dan sumbernya tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Selain itu, ia juga mengimbau agar lapisan masyarakat tidak ikut menjadi terprovokasi atas kejadian yang tidak dibenarkan oleh siapapun itu dengan perlakuan tindakan teror tersebut.
“Kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing dan terprovokasi dengan beredarnya berbagai berita tersebut. Menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat keamanan, karena kami yakin Polri dan TNI akan mampu mengatasi dan memulihkan keadaan ini secepatnya,” kata Zainut melalui keterangan kepada MONITOR, Kamis (10/5).
“Mari kita bersama-sama ikut berdoa dan membantu menjaga situasi dan kondisi agar tetap kondusif sehingga tidak menimbulkan kepanikan dan kecemasan di tengah masyarakat” tambah Waketum MUI ini.
Terkait kejadian tersebut, Zainut juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya para anggota kepolisian yang sedang melaksanakan tugas tersebut.
“Semoga amalnya dicatat sebagai amal kebajikan dan diberikan balasan pahala yang berlipat oleh Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan kekuatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Polri yang telah berhasil mengatasi situasi dan memulihkankan keadaan di Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob dengan pendekatan persuasif dan profesional.
MONITOR, Depok – NU Care-LAZISNU Kota Depok kembali menorehkan capaian luar biasa dalam pelaksanaan ibadah…
SuwendiDosen Sekolah Pascsarjana UIN Jakarta Isu kekerasan seksual (KS) di lingkungan pesantren mendapat perhatian publik…
Syukron Jamal (Mahasiswa S3 PJJ Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya) Transformasi digital telah mengubah wajah…
MONITOR, Puncak Jaya – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah stabilisasi harga ayam hidup (live bird) di…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memfasilitasi 15 skema sertifikasi…