NASIONAL

Zulhas Ajak Gubernur NTB Tukar Pikiran Bahas Pemilu Damai

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Diketahui, keduanya bertemu untuk saling bertukar pikiran dalam menyamakan gagasan terkait pemilu yang damai dan tentram.

Zulhas, begitu panggilan akrab Ketua MPR ini, mengku dirinya tidak hanya mengundang tokoh-tokoh saja, melainkan para pejabat struktural juga akan diundang.

“Untuk diskusi agar tahun-tahun poltik ini tidak memanas ya, panas boleh tapi tetap bisa terkendali. Jadi kita berharap betul di tahun politik ini pemilu damai,” kata Zulhas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/5).

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan usai berbincang dengan TGB Zainul Majdi

Menurutnya, apabila berkaca dari Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta laku, rentan sekali dengan isu yang bisa memecah belah persatuan. Terlebih apabila saja nantinya calon yang bertarung hanya dua pasangan saja.

“Apalagi kalau calonnya dua kan jangan sampai kita dibelah dua kemudian bermusuhan kan bahaya sekali,” tukasnya.

“Di Jakarta saja, lukanya lama apalagi nanti ini pilpres sampai kemana-kemana, maka itu saya mengajak tokoh-tokoh agar pemilu kita pemilu damai, pemilu yang berkualitas, reformasi kita sudah masuk tahun ke 20 ini, nah paling tidak mustinya naik kelas kita,” tambahnya.

Namun demikian, Ketua MPR ini mengklaim kalau pertemuan yang dilakukannya dalam beberapa kesempatan dengan tokoh-tokoh seperti Gatot, TGB, dan Cak Imin itu tidak ada kaitannya dengan sosok alternatif sebagai capres penantang Presiden Joko Widodo.

“Saya mengundang ini sebagai pimpinan MPR, tidak terhindarkan ngomong-ngomong politik itu tidak terhindarkan. Tapi intinya saya mengundang sebagai pimpinan MPR tentang pemilu damai. Bahwa ada menyinggung soal lain tentu, namanya ketemu bermacam ucapan,” ujarnya.

Dengan begitu, ia menegaskan bahwa dalam putaran Pemilu nanti entah itu Pileg, Pilkada, dan Pilpres agar semua lapisan masyarakat bisa menjaga persatuan yang sudah ada serta terhindar dari politik adu domba. Bahkan Zulhas juga mengaku akan menggunakan kaos bertuliskan “pemilu damai”.

“Tapi paling penting kita mengupayakan pemilu damai, pemilu yang berkualitas, saling menghormati saling mengahragai, nanti terkahir saya pake kaos pemilu damai,” tandas Ketua Umum PAN ini.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

3 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

16 jam yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

16 jam yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

2 hari yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

2 hari yang lalu