Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Nomor Urut 3 (Foto: Istimewa)
MONITOR, Makassar – Tak kendor sedikitpun, Pasangan calon Gubernur Sulsel nomor urut 3, Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman siap menghadapi debat ketiga pilgub sulsel yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 9 Mei 2018 mendatang.
Diketahui, dalam debat ke-3 tersebut tema yang akan diangkat yaitu Isu Penguatan Kearifan Lokal yg Memperkokoh Ideologi Bangsa dan NKRI (spesifik pada Korupsi, Adat dan Budaya, Narkoba, SARA dan kelompok Minoritas, Keharmonisan dan Keserasian Sosial).
Juru bicara Prof Andalan, Khaeruddin Nurman mengatakan, dalam tema tersebut akan memuat masalah penyakit sosial yaitu korupsi.
“Untuk masalah korupsi, saya yakin pak Prof tak akan khawatir dalam debat nantinya, apalagi Pak Prof adalah Penerima Bung Hatta Anti Coruption Watch (BHACA) 2018,” ujarnya di Makassar, Selasa (8/5).
Elu sapaan akrabnya mengatakan, selama dua periode menjabat sebagai Bupati di Bantaeng. Tak pernah sedikit pun Prof terkena atau diisukan sedikitpun terkait masalah kasus korupsi.
“Ini membuat masyarakat percaya akan hal tersebut. Prof juga tak punya saudara yang pernah terlibat korupsi,” tambahnya.
Dia menambahkan, Kepemimpinan Prof di Bantaeng selama dua periode tak pernah sedikit pun melakukan korupsi.
“Dalam debat ketiga masalah kasus korupsi tersebut, Prof Andalan pasti akan kembali unggul di debat ketiga ini.” jelasnya.
MONITOR, Tapanuli Utara – Setelah puluhan tahun nyaris tenggelam dari panggung budaya, Opera Batak kembali…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana…
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) Lukman…
MONITOR, Depok - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menegaskan Gerakan Nasional…
MONITOR, Baubau - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengunjungi kediaman keluarga…
MONITOR, Depok - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah…